read news – Dugaan Penganiayaan Karyawan BUP PT Pelabuhan Kepri, Cokky Minta Polisi Usut Tuntas

0
ACP (tengah) saat diwawancarai awak media di Mapolresta Tanjungpinang Jum'at (03/02) siang. (foto : dwi susilo - batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.com – Dua orang pria karyawan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Kepri berinisial AC dan RON diduga kuat menjadi korban penganiayaan terlapor ACP.

“Telah terjadi pemukulan kepada anggota saya, oleh kanda yang ada digrup ini, mohon ijin kita lanjutkan di laporan kepolisian, sebagai senior seharusnya bisa mengayomi bukan memberi contoh yang tidak patut,” kata Cokky Wijaya Saputra selaku unsur pimpinan di Instansi yang berkantor di Komplek Bincen Batu 9 tersebut.

Merasa iba dengan anggotanya yang menjadi korban penganiayaan, Cokky pun langsung melaporkan insiden tersebut ke pihak yang berwajib, langsung ke Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

“Kami meminta Kapolres usut tuntas kasus pemukulan ikan yang terjadi di Bintan Center yang menimpa AC dan RON,” kata Cokky.

Menurut Informasi korban, Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB Jum’at (03/02) pagi tadi. Tepatny di kedai kopi Malaka Bintan Center.

Sementara itu pasca dilaporkan ke polisi, usai sholat Jum’at ACP terlihat mendatangi satreskrim Polresta Tanjungpinang.

Mengutip media Infotoday.id, ACP mengaku siap menghadapi laporan yang menimpa dirinya itu.

“Dia laporkan penganiayaan, biarkan saja. Biar fakta dan bukti yang berbicara. Ini tangan saya terluka, ini ada videonya. Akan saya hadapi kasus ini,” kata ACP.

ACP mengungkapkan insiden yang menurutnya perkelahian antar lelaki itu dilatar belakangi karena dirinya tak terima nama baiknya dicemarkan melalui unggahan media sosial Facebook.

“Dan ini jelas upaya mereka karena belakangan ini sejumlah kasus dugaan korupsi di BUP Kepri saya suarakan,” ungkapnya.

ACP sendiri selain melaporkan dugaan pencemaran nama baik, dia juga akan melaporkan dugaan korupsi yang dilakukan Direktur BUP Kepri.

editor: oktarian

reporter: dwi susilo