Pencuri Besi Penutup Parit di Karimun Akhirnya Ditangkap

0
Polisi sektor Tanjungbalai berhasil menangkap pencuri penutup parit di depan rumah warga, Senin (10/6/2024). Pelaku langsung mengenakan baju tahanan warga orange dan dijebloskan ke tahanan. (Foto : Lukman Hakim/batamtv.com)

Karimun,batamtv.com,-Polisi akhirnya berhasil menangkap aksi pencurian besi penutup parit di depan rumah warga di Jalan Pramuka, RT 005/RW 005, Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun. Ini setelah korban melaporkan kejadian ini ke polisi.

Kasus ini dilaporkan pada tanggal 6 Juni 2024 dan kejadiannya berlangsung pada tanggal 6 Mei 2024 sekitar pukul 07.00 WIB. Korban mengaku kehilangan dua besi penutup parit di depan rumahnya. Akibatnya ia mengalami kerugian sekitar Rp. 3,6 juta.

Ternyata setelah ditelusuri, penutup parit yang hilang itu tidak hanya di depan rumahnya saja. Tetapi juga di tempat lain.
Yaitu sepanjang Jalan. Pramuka, di depan kantor Notaris Delfind Kiweikhang dan praktek dokter Bella Tandika. Seminggu kemudian, besi penutup parit di Jalan Ampera, sebelah Apotek Kimia Farma, juga hilang dicuri.

Yakin ada sesuatu yang tidak beres, korban pun melaporkan kejadian ini ke Unit Reskrim Polsek Balai.Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan pelaku. Setelah diselidiki cukup lama, akhirnya terungkap kalau pelakunya K dan seorang temannya juga berinisial K.

Kapolsek Balai Karimun, AKP Melky Sihombing, S.H pelaku berinisial K (24) berhasil diamankan di Jl. Ahmad Yani Karimun, Sei Lakam Timur, sementara rekannya yang juga berinisial K masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pelaku berinisial K berperan sebagai pembawa sepeda motor dan mengambil besi penutup parit/selokan di depan rumah korban. Sedangkan pelaku K (DPO) berperan sebagai pengambil besi dan memegangnya di belakang sepeda motor tersebut,” jelasnya, Senin (10/6/2024).

“Mereka melakukan aksinya dengan mengamati sekitar pemukiman warga menggunakan sepeda motor, kemudian secara bersama-sama mengambil besi penutup parit secara berulang,” tambahnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku antara lain 1 buah helm, 1 unit sepeda motor, 1 helai baju kaos oblong, 1 helai celana pendek jeans, dan 1 pasang sandal warna hitam. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

AKP Melky Sihombing menyatakan bahwa penyelidikan dan penindakan akan terus dilakukan untuk menindak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Kasus ini diharapkan menjadi peringatan bagi pelaku lain untuk tidak melakukan tindak pidana serupa.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor : Sofyan Atsauri

Reporter : Lukman Hakim