read news – Adi Prihantara Pimpin Rapat Sinkronisasi Progja TPID dengan Karakteristik Daerah

0
Setdapov Kepri adi Prihantara saat memimpin rapat singkronisasi. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Setdapov Kepri adi Prihantara saat memimpin rapat singkronisasi. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.cm – Sekdaprov  Adi Prihantara mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja semua pihak sehingga Pemerintah Provinsi Kepri mampu mempertahankan tingkat inflasi sebagaimana yang ditetapkan di dalam target meskipun dalam kenyataannya sangat dinamis.

“Di Tahun 2023 pengendalian inflasi kita cukup baik. Inflasi tidak sepenuhnya dapat kita kendalikan karena ada beberapa faktor penyebab kenaikan maupun penurunan harga di seluruh pasar yang menjadi bagian dari survei,” ucap Adi Prihantara saat memimpin Rapat.

Rapat yang dipimpinnya berisi Pembentukan Peta Jalan Pengendalian Inflasi Provinsi Kepulauan Riau yang bertempat di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (23/01).

Penyusunan Peta Jalan Pengendalian Inflasi sendiri dinilai penting sebagai pedoman pengendalian inflasi nasional dan daerah, serta sebagai dasar penyusunan program kerja TPIP secara periodikal. Penyusunan peta jalan ini juga bertujuan untuk memastikan kesinambungan, sinkronisasi, dan ketepatan program kerja TPID dengan karakteristik daerah di samping mendorong daerah untuk membuat inovasi program.

Dalam hal pengendalian inflasi Sekda Adi juga memberikan beberapa masukan kepada OPD Kepri, diantaranya Kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri untuk berkolaborasi dengan Kabupaten/ Kota untuk menambah kapasitas komoditas pangan yang bisa diproduksi sendiri seperti cabe, kangkung dan bayam dan komoditas lainnya. Kemudian kepada Dinas Kelautan dan Perikanan, untuk produksi perikanan baik tangkap dan budidaya terus diupayakan untuk menjaga supply dan demand di tengah masyarakat.

Selanjutnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar terus memantau kondisi harga dan bekerjasama dengan para distributor besar guna menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasar. Dan juga kepada Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memulai memiliki gagasan dalam pembuatan aplikasi pendukung sebagai suatu data center yang menyediakan berbagai informasi terkait pengendalian inflasi baik berupa data pertanian, data hasil laut , data komoditas serta data lainnya yang bisa digunakan untuk dasar pengambilan keputusan.

Editor : Oktarian
Reporter: Abdi Perdana