Bandung, batamtv.com – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong peningkatan status Museum Pos Indonesia di Jalan Cilaki, Kota Bandung, dari cagar budaya tingkat kota menjadi cagar budaya nasional karena dinilai memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan bangsa.
“Saya kira Museum Pos sangat pantas menjadi cagar budaya nasional. Bangunan ini usianya sudah lebih dari 100 tahun dan menjadi bagian penting dari sejarah bangsa,” ujarnya di Bandung, Sabtu.
Ia menilai bangunan peninggalan masa kolonial Belanda tersebut layak naik status karena telah berdiri lebih dari satu abad serta memiliki latar belakang historis yang kuat.
Selain itu, Fadli Zon juga mendorong penataan museum agar ribuan koleksi sejarah, seperti peralatan pos, prangko, hingga dokumen lintas era, dapat dipamerkan secara lebih representatif, khususnya bagi generasi muda.
Dalam kunjungannya pada Jumat (3/7) malam, ia turut mengajak PT Pos Indonesia untuk kembali menghidupkan tradisi menulis surat tangan di kalangan pelajar sebagai upaya membangun kreativitas dan kedekatan emosional yang tidak tergantikan oleh teknologi digital.
Ia mencontohkan keberhasilan lomba menulis surat kepada pahlawan yang digelar Kementerian Kebudayaan tahun lalu, yang berhasil menghimpun sekitar 34.000 surat dari pelajar di berbagai daerah dalam waktu satu bulan.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa budaya berkirim surat dan filateli masih memiliki tempat di masyarakat serta diakui sebagai warisan budaya dunia yang kerap dipamerkan di ajang internasional.
Sementara itu, Direktur Komersial PT Pos Indonesia, Fahdel Akbar, menyatakan komitmen pihaknya untuk terus merawat dan melestarikan Museum Pos Indonesia sebagai bagian dari warisan sejarah bangsa.
“Pos Indonesia menyambut baik dukungan Kementerian Kebudayaan dalam upaya pelestarian Museum Pos Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus merawat, mengembangkan, dan menghadirkan museum ini sebagai ruang edukasi yang menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.
Pihaknya juga akan terus berkolaborasi menghadirkan berbagai program edukatif untuk menghidupkan kembali budaya literasi melalui aktivitas berkirim surat, filateli, serta pemanfaatan aset bersejarah sebagai media pembelajaran.
Museum Pos Indonesia merupakan salah satu museum sejarah komunikasi tertua di Indonesia yang menyimpan ribuan koleksi perjalanan layanan pos sejak masa Hindia Belanda, era kemerdekaan, hingga modern.
sumber : antaranews











































