
Batam, batamtv.com – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa pasokan listrik di Batam telah pulih sepenuhnya setelah gangguan yang terjadi sejak Senin (12/10/2026). Pemerintah kini terus mengawal pemulihan layanan dasar, distribusi air bersih, serta aktivitas masyarakat dan dunia usaha yang terdampak.
“Berdasarkan informasi terbaru yang kami terima, kondisi kelistrikan Batam sudah pulih 100 persen,” tegas Amsakar, Selasa (13/10/2026).
Menurut Amsakar, pemulihan listrik bukan sekadar mengembalikan pasokan energi, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan pelayanan publik berangsur normal. Karena itu, BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam dan pihak terkait untuk memantau perkembangan penanganan dampak gangguan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim teknis PLN Batam yang telah bekerja menangani gangguan dan mempercepat pemulihan pasokan listrik.
“Kami memahami seluruh lapisan masyarakat merasakan langsung dampak gangguan ini. Karena itu, sejak awal kami terus berkoordinasi dengan PLN Batam dan seluruh pihak terkait agar penanganan berjalan cepat dan langkah-langkah yang diperlukan segera dilakukan. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat,” ujarnya.
Distribusi Air Bersih Berangsur Pulih
Meski pasokan listrik dilaporkan telah kembali normal, sejumlah layanan yang bergantung pada energi listrik masih membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya. Salah satunya distribusi air bersih, yang dipengaruhi proses pengisian kembali jaringan perpipaan hingga tekanan dan volume air stabil.
Data BP Batam per Rabu (14/10/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan sekitar 80 hingga 85 persen area pelanggan telah kembali menerima aliran air pada elevasi normal. Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di wilayah yang masih mengalami gangguan, sebanyak 319 trip mobil tangki disiapkan.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa pulihnya operasional instalasi pengolahan air tidak serta-merta membuat seluruh pelanggan langsung menerima pasokan secara normal.
“Jaringan perpipaan membutuhkan waktu untuk kembali terisi hingga tekanan dan volume air stabil. Wilayah yang berada di ujung jaringan maupun kawasan dengan elevasi lebih tinggi berpotensi membutuhkan waktu lebih lama,” jelas Denny.
BP Batam memperkirakan pemulihan jaringan perpipaan secara keseluruhan masih membutuhkan waktu. Selama proses tersebut, distribusi air menggunakan mobil tangki disiapkan sebagai dukungan sementara, dengan prioritas bagi fasilitas kesehatan, rumah sakit, rumah ibadah, serta permukiman yang masih mengalami gangguan.
Masyarakat yang belum menerima aliran air secara normal diimbau mengikuti informasi resmi mengenai jadwal distribusi bantuan dan perkembangan pemulihan di wilayah masing-masing.
BP Batam Dampingi Dunia Usaha
Dampak gangguan listrik juga dirasakan sektor industri dan pelaku usaha yang membutuhkan pasokan energi untuk menjaga kelancaran operasional.
Untuk mengetahui kondisi secara langsung, BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi di bawah kepemimpinan Fary Djemy Francis mengunjungi sejumlah kawasan industri, investor, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit, pada Selasa pagi (14/10/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mendengarkan kendala yang dihadapi, menyampaikan perkembangan penanganan, serta memastikan komunikasi dan pendampingan bagi pelaku usaha tetap berjalan.
“Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. BP Batam ingin hadir, mendengar, dan memastikan masyarakat serta pelaku usaha tidak menghadapi kesulitan ini sendirian,” ujar Fary.
Selain itu, BP Batam berkoordinasi dengan pengelola layanan air minum, rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan pihak terkait lainnya untuk memantau dampak gangguan terhadap pelayanan publik.
Sejumlah perwakilan dunia usaha juga menyampaikan apresiasi atas upaya pemulihan PLN Batam dan perhatian BP Batam yang turun langsung menemui pelaku usaha. Koordinasi tersebut diharapkan membantu mempercepat pemulihan kegiatan ekonomi serta memastikan kendala yang masih terjadi dapat ditangani.
Amsakar Minta Seluruh Layanan Terus Dikawal
Amsakar mengajak masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi Batam agar aman dan kondusif. Ia memahami gangguan kelistrikan tersebut berdampak pada berbagai lapisan masyarakat, dunia usaha, hingga pelayanan publik.
Ia menegaskan, pemerintah tidak berhenti pada pemulihan pasokan listrik, tetapi juga memastikan layanan dasar dan aktivitas ekonomi kembali berjalan optimal.
“Tidak ada satu pun dari kita yang menginginkan situasi seperti ini. Kita memahami dampaknya dirasakan oleh masyarakat dari berbagai lapisan. Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang kami terima, kondisi kelistrikan saat ini telah pulih sepenuhnya. Kita patut menghargai kerja keras seluruh pihak yang telah berupaya menangani gangguan ini. Pemerintah akan terus mengawal agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ujar Amsakar.
Ia mengatakan, sejak awal gangguan terjadi, dirinya telah meminta jajaran BP Batam dan Pemerintah Kota Batam untuk turun langsung memeriksa layanan dasar sesuai tugas masing-masing, termasuk pelayanan air bersih, rumah sakit, pelabuhan, bandara, serta dampak terhadap UMKM dan dunia usaha.
“Sejak hari pertama berdampak, saya meminta seluruh jajaran baik di BP Batam maupun di Pemko Batam sesuai dengan tusinya agar turun dan mengecek setiap layanan dasar, masyarakat hingga dunia usaha. Pelayanan air terus kami monitor dan berangsur pulih. Kami juga pastikan pelayanan Rumah Sakit, Pelabuhan, Bandara tetap berjalan normal. Termasuk efek ekonomi kita pantau, UMKM hingga pelaku usaha seluruh aspek harus mendapatkan pendampingan optimal,” tegasnya.
Amsakar berharap kejadian tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan keandalan infrastruktur dan kualitas pelayanan publik di Batam.
“Mari kita hargai upaya dan kerja keras semua pihak, sekaligus menjadikan kejadian ini sebagai momentum untuk berbenah dan memperbaiki pelayanan ke depan. Pemerintah akan terus mengawal prosesnya. Yang terpenting, mari kita jaga Batam tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi semua. Semoga ke depan seluruh pelayanan semakin baik, aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar, dan dunia usaha dapat beroperasi dengan optimal,” tutup Amsakar.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : Ronny Alimin
Reporter : azura aronita










































