Kerusakan Jalan di Batam, Yusuf: Ada Tanjakan Berbahaya, Kita akan Landaikan

0
Anggota Komisi 3 DPRD Kepri Yusuf SMn MM, Kamis (13/10/2022) mengatakan sudah mengusulkan perbaikan jalan yang dinilai berbahaya. dengan melakukan pelandaian. (F: muhammad amin - batamtv.com)
Anggota Komisi 3 DPRD Kepri Yusuf SMn MM, Kamis (13/10/2022) mengatakan sudah mengusulkan perbaikan jalan yang dinilai berbahaya. dengan melakukan pelandaian. (F: muhammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Kerusakan jalan raya di Kota Batam, banyak tersebar. Salah satunya ada di Jalan Raya  Batuaji hendak ke Polsek Batuaji, Marina ke arah bundaran Basecamp  Batuaji dan lainnya. Titik kerusakan juga ada di Jalan S Parman , di simpang pintu masuk Perumahan GMP Seibeduk.

Terkait kerusakan kerusakan jalan raya, rencana perbaikan dan juga usulan perbaikan sudah disampaikan oleh  Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri dari Fraksi PKS, Yusuf, S.Mn, MM. Dia  mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kepri untuk menganggarkan perbaikan jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi.

Pihaknya memastikan, untuk tahun ini perbaikan jalan-jalan tersebut belum bisa dilakukan, dikarenakan keterbatasan anggaran.

“Untuk jalan S Parman yang di Tanjung Piayu, tadi saya sudah pastikan lagi ke Dinas PU, rupanya tahun ini belum ada. Dan, baru mau dianggarkan lagi tahun depan yakni 2023,” ujar Yusuf saat dihubungi media ini pada, Kamis (13/10/2022).

Yusuf yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Batam menambahkan, ada beberapa jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi yang akan dilakukan perbaikan pada tahun 2023 mendatang.

Adapun jalan-jalan tersebut adalah, Jalan S Parman Tanjung Piayu, lanjutan jalan Laksamana Bintan yang terbentang dari Simpang Frengky hingga Simpang Underpass Seipanas dan jalan dari arah Marina menuju Base Camp, Batu Aji.

Kemudian, pihaknya juga mengusulkan perbaikan jalan dari arah Marina menuju ke Polsek Batu Aji. Disana, ada satu titik yang jalannya yang berbahaya untuk dilalui oleh pengguna jalan.

“Ada satu titik jalan yang berbahaya disana yakni setelah tanjakkan langsung turun kebawah. Dijalan itu nanti kita usulkan untuk dibuat melandai,” ungkap Yusuf.

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bersabar dan lebih berhati-hati dalam berkendaraan. Supaya terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

editor : abyaqsa ra

reporter : muhammad amin