
Jakarta,batamtv.com,- Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Herman Bernhard Leopold Mantiri mengajak generasi muda untuk melanjutkan semangat juang 1945. Menurutnya, nilai-nilai yang diperjuangkan para pendahulu, seperti pantang menyerah, patriotisme, dan rela berkorban, perlu terus diwariskan agar tidak pudar ditelan zaman.
Terlebih, lanjut Mantiri, seluruh bangsa Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 mendatang.
“Kami berpesan agar generasi muda melanjutkan perjuangan. Tugas kami adalah melestarikan jiwa, semangat, dan nilai-nilai 1945, yaitu pantang menyerah, patriotisme, rela berkorban, dan banyak hal lagi yang kami rasakan sekarang masih kurang di anak muda. Nilai-nilai 1945 ini harus terus kita wariskan,” ujar Mantiri di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (10/8/2025).
Mantiri menegaskan bahwa keberadaan Republik Indonesia tidak terlepas dari pengorbanan para veteran yang berjuang di berbagai medan tempur.
“Negara ini tidak akan ada kalau tidak ada veteran. Veteran terdiri dari veteran pejuang tahun 1945 sampai 1949, lalu ada veteran Trikora, Dwikora, Seroja, dan terakhir veteran perdamaian. Semua hadir di kirab ini supaya rakyat tahu veteran tetap eksis selama ada NKRI,” kata Mantiri.
Dalam kesempatan itu, dia pun mengaku prihatin masih banyak masyarakat yang belum memahami peran veteran dalam sejarah kemerdekaan dan kelanjutan kedaulatan bangsa. Karena itu, kirab ini digelar untuk mengenalkan kembali sosok dan jasa para veteran kepada publik. “Kami sangat sayangkan sekali, rakyat atau banyak yang tidak tahu veteran. Oleh karena itu, tahun ini kita adakan kirab supaya lebih dikenal bahwa ada veteran,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah veteran menggelar kirab di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Jakarta. Kirab ini menjadi bagian dari peringatan Hari Veteran Nasional yang jatuh setiap 10 Agustus.
Pantauan Kompas.com, para veteran tampil rapi mengenakan seragam cokelat lengkap dengan tanda jasa kehormatan yang pernah mereka terima. Peci veteran yang mereka kenakan juga tersemat tanda pangkat terakhir saat bertugas di Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Para veteran tampak berjalan dari Patung Kuda Arjuna Wijaya menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), diiringi musik marching band TNI dan barisan Paskibraka yang membawa bendera Merah Putih. Barisan veteran dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan pengalaman bertugas di operasi militer. Ada Peleton Dwikora, Trikora, hingga Seroja yang ikut memeriahkan jalannya kirab.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Sumber : Kompas.com








































