Jakarta, batamtv.com – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya mahasiswa mengembangkan kapasitas kepemimpinan serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Jakarta, Senin.
Menurut Rachmat, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus aktif dalam organisasi dan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
“Mahasiswa harus belajar memimpin dan memberi contoh. Kepemimpinan bukan hanya soal posisi, tetapi tentang keteladanan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa integritas, semangat memperjuangkan cita-cita bangsa, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat merupakan fondasi penting bagi generasi muda dalam mendukung pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Rachmat menyoroti bahwa pembangunan Indonesia harus berorientasi pada penyelesaian persoalan mendasar seperti kemiskinan, kesenjangan, ketidakadilan, dan keterbatasan lapangan kerja.
Ia menegaskan prinsip pembangunan inklusif harus diwujudkan secara nyata, bukan sekadar slogan.
“Tidak boleh ada satu pun yang tertinggal. Semua kelompok masyarakat harus merasakan manfaat pembangunan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KMHDI, Wayan Ardhi Adyana, memaparkan berbagai program organisasi yang berfokus pada kaderisasi, pengembangan talenta, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
Program tersebut mencakup pengembangan pusat kegiatan KMHDI, beasiswa pendidikan, kerja sama dengan perguruan tinggi keagamaan Hindu, hingga pengembangan desa binaan sebagai wadah pengabdian mahasiswa.
Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
sumber : antaranews











































