Didukung Kementerian Pariwisata RI, CCI Gelar Food Bazaar “Kepri Fishermans Market”

0
Didukung Kementerian Pariwisata RI, CCI Gelar Food Bazaar "Kepri Fishermans Market". Tampak pengunjung mulai ramai mengunjungi Iven Food Bazaar "Kepri Fishermans Market" di Harbour Bay Batuampar Jum'at (22/11). (foto : Sonia Nurulaini-batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Cakrawala Convex Indonesia (CCI) menggelar Food Bazaar Kepri Fishermans Market.

Dijadwalkan Besok, Sabtu 23 November 2024, pukul 19.WIB, di Harbour Bay ajang Kepri Fishermans Market dibuka langsung  Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata RI Vinsensius Jemadu.

Iven ini sudah pasti menjadi pilihan utama liburan akhir pekan warga Batam.

Tidak hanya itu gelaran kuliner internasional ini bakal menjadi magnet menarik belasan ribu wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung ke Batam.

Iven ini bakal didominasi oleh rupa-rupa penganan yang berbahan dasar makanan laut atau seafood. Empat dekade terakhir, sejak didaulat jadi destinasi pariwisata andalan, Batam identik dikenal sebagai surga bagi mereka para penggemar makanan laut khususnya bagi wisatawan dari Singapura.

“Mendasari itu, kami Cakrawala Convex Indonesia (CCI) yang didukung oleh Kementerian Pariwisata RI menggelar iven ini. Sudah di-start sejak hari ini, Jumat, warga Batam dan Kepri bisa datangi Kepri Fishermans Market untuk menjajal aneka rupa makanan seafood dan berbagai penganan dan minuman khas Kepri lainnya, “sebut Rebecca Sharon, Event Director CCI,  di Harbour Bay Batuampar Jumat (22/11/2024).

Di hadapan sejumlah awak media, Rebecca Sharon menuturkan, iven ini sejatinya menyasar pada warga jiran, Singapura dan Malaysia yang selama ini ajeg beritual mengunjungi Batam di akhir pekan. Kalau melihat data di Kementerian Pariwisata, wisman itu, 30 persennya menyambangi kita karena alasan ingin mencari pengalaman gastronominya.

“Nah, Batam itu kan identik dengan seafoodnya, maka iven ini pas, bisa jadi tool sekaligus magnet agar mereka berbondong-bondong ke Batam, ” urainya.

Rebecca menyebut, iven yang mengambil lokasi di pelataran depan Hotel Marriot itu, bakal diisi tidak kurang dari 25 stand/booth. Seluruh peserta yang berpartisipasi, telah melalui serentetan test food sehingga makanan dan minuman yang disajikan dipastikan bergizi dan higienis.

“Semua makanan dan minuman yang kita sajikan, selain bergizi, higinis dan fresh, cuma ada dua rasa di sini, enak dan enak banget, “imbuh Rebecca.

Agar dikerumuni banyak wisman dari jiran, tambah Rebecca , pihaknya jauh-jauh hari telah melakukan promo ke Malaysia dan Singapura. Termasuk bekerjasama dengan travel agents dan tour operators dari kedua negara. Pihaknya bahkan sudah melobi sejumlah food influencer untuk mem-blow up ivennya ke komunitas gastronomi internasional.

“Ini waktunya warga Batam berbaur dengan para turis untuk menikmati aneka rupa penganan seafood sembari menikmati suasana Harbourbay yang vibrant. Selama tiga hari berturut-turut, kami suguhkan live music dan rentetan atraksi kultural. Anda yang datang ke sini bakal dapat tiga kenikmatan: makanan yang lezat, suasana yang menyerukan serta tontonan yang menga-syikkan,” pungkasnya.

Sementara itu Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata RI Vinsensius Jemadu menyatakan dukungannya akan iven bermahzab kuliner yang digawangi Cakrawala Convex Indonesia. Semestinya, iven sejenis dikerek berkala. Sebab faktanya bisa jadi salah satu magnet untuk menyedot wisatawan jiran.

“Ini namanya diplomacy gastronomy. Selain karena belanja, olahraga, hiburan, spa dan berwisata alam, alasan besar turis berangjangsana ke Batam, ya karena ingin menikmati kuliner, terutama seafood. Maka iven seperti ini pas dan layak diketengahkan, “urainya sambil menyebut kalau dirinya akan datang dan membuka langsung Kepri Fishermans Market pada Sabtu 23/11/2024 malam.

Vensensius menambahkan, warga Batam dan Kepri harus proaktif menjemput bola dengan menaja iven-iven bertaraf internasional agar tiap waktu dikerubuti wisman, terutama jiran Singapura dan Malaysia, yang di dalamnya terdapat juga para ekspatriat atau pemegang permanent resident.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, atas inisiatif Kementerian Pariwisata RI, Kemenkumham telah memberikan visa exemption ke sejumlah warga negara asing pemegang permanent resident yang menetap di Singapura.

“Ini tantangan, maka orang Kepri harus jeli melihat peluang ini. Salah satu yang bisa dilakukan, menggelar iven, apa pun itu bentuknya yang penting mengangkat khasanah lokal, seperti yang ditaja oleh Cakrawala Convex Indonesia ini, “tutupnya.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor : Pariadi

Reporter : Sonia Nurulaini