read news – STAI MU Tanjungpinang akan Mewisuda 79 Mahasiswa Tahun 2022

0
STAI MU Tanjungpinang akan Mewisuda 79 Mahasiswa tahun 2022. Tampak Ketua STAI MU Tanjungpinang, Drs, Amir Husin. MM saat pengukuhan Alumni Sarjana di Hotel Comforta Ahad petang (18/20). (foto : dwi susilo -batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.com – Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI MU) Tanjungpinang dijadwalkan akan mewisuda sebanyak 79 orang mahasiswa di tahun 2022 ini. Prosesi wisudanya akan digelar di Comforta Hotel pada Selasa (20/12) pagi, dimulai tepatnya pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, STAI MU Tanjungpinang Drs, Nazaruddin. MH membenarkan hal itu.

Ia mengatakan tahun ini ada sebanyak 79 mahasiswa yang akan diwisuda, perinciannya 44 orang dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), 14 Orang dari jurusan Ekonomi Syariah (ESY), kemudian 8 Orang dari jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) serta 13 orang dari Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

“Kegiatan wisuda bagi mahasiswa STAI MU rutin dilakukan setahun sekali, pada pertengahan tahun. Namun, tahun 2022 digelar di akhir tahun, dikarenakan menunggu ujian skripsi beberapa mahasiswa yang belum selesai,” kata Nazaruddin.

Nazaruddin yang juga Ketua ICMI Orda Kota Tanjungpinang ini menambahkan, agenda kegiatan wisuda nantinya akan diisi orasi ilmiah, pemberian ucapan selamat dan sambutan-sambutan seperti dari alumni, Ketua STAI dan perwakilan orang tua.

Sebelumnya rangkaian sebelum kegiatan puncak wisuda terhadap 79 Mahasiswa, Ketua STAI MU Tanjungpinang, Drs, H, Amir Husin MM telah mengukuhkan 79 Mahasiswa Sarjana Strata-1 (S1) dan Ikatan Alumni angkatan XXII di Comforta Hotel Tanjungpinang.

Amir Husin berharap, dengan adanya pengukuhan ini kiprah alumni kedepan ke masyarakat bisa lebih berperan. Sekedar diketahui, sejak pertama sekali berdiri dengan XXII angkatan, STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang telah meluluskan lebih 2000 orang alumni, mereka tersebar tak hanya di Kepulauan Riau namun juga luar Kepri dengan keahlian profesi dibidang masing-masing.

editor oktarian

reporter: dwi susilo