Perkuat Wilayah Barat, TNI AL Matangkan Rencana Pembentukan Pangkalan Baru

0
Ket Foto : Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., menghadiri paparan penting mengenai rencana strategis penguatan internal TNI Angkatan Laut.

KwtTANJUNGPINANG, Batamtv.com – Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., menghadiri paparan penting mengenai rencana strategis penguatan internal TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini membahas rencana pembentukan Pangkalan TNI AL Kawasan Barat serta implementasi aplikasi Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Koarmada RI.

Acara yang dipimpin langsung oleh Pangkoarmada RI ini berlangsung secara virtual melalui video conference di ruang Puskodal, Mako Koarmada I, Tanjungpinang, Senin (12/10/2026).

Pertemuan daring tersebut fokus pada pematangan rencana pembentukan Pangkalan TNI AL Kawasan Barat. Selain itu, agenda utama lainnya adalah membahas rencana peluncuran, demo, serta penanaman aplikasi Puskodal Koarmada RI. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya modernisasi dan penguatan sistem komando serta pengendalian di seluruh jajaran lingkungan Koarmada RI.

Dalam kesempatan tersebut, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto menegaskan pentingnya langkah integrasi berbasis teknologi di era modern. Menurutnya, dinamika ancaman maritim di wilayah barat yang semakin kompleks menuntut respons komando yang cepat dan akurat.

“Penerapan sistem informasi yang terintegrasi melalui aplikasi Puskodal ini bukan sekadar inovasi, melainkan kebutuhan krusial guna memperkuat efektivitas komando dan pengendalian taktis di lapangan. Kami di jajaran Koarmada I siap mendukung penuh optimalisasi teknologi ini demi menunjang keberhasilan setiap tugas operasi TNI Angkatan Laut,” ujar Laksda TNI Haris Bima Bayuseto.

Melalui paparan ini, jajaran pimpinan TNI AL berharap dapat mewujudkan kesamaan pemahaman dan koordinasi yang lebih solid antarunsur. Pembentukan pangkalan baru dan pemanfaatan sistem digital terpadu dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan serta meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah perairan barat Indonesia.*

Penanggungjawab