TANJUNGPINANG, Batamtv.com – Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Kepulauan Riau sukses menggelar kegiatan seminar dalam rangka program “Goes To Kampus”. Acara yang ditujukan untuk membangun ruang dialog interaktif ini dilaksanakan di Politekkes Kesehatan (Poltekkes) Tanjungpinang pada Kamis (10/08) pagi.
Seminar kali ini mengangkat tema “Peran Strategis Mahasiswa dalam mewujudkan Pembangunan Kepri Berkelanjutan”. Acara dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang didominasi oleh kalangan mahasiswi.
Rangkaian pembukaan seminar berlangsung khidmat, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sholawat busyro, Himne ICMI, pembacaan ayat suci Al-Quran, serta doa bersama.
Mahasiswa adalah Penentu Estafet Kepemimpinan
Sambutan pembukaan Ketua ICMI Orwil Kepri yang juga menjabat sebagai Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, SE, MM, pada kesempatan ini diwakili oleh Ketua Harian I, Ridarman Bay, SE, MM. Ridarman membacakan langsung pidato dan arahan tertulis dari Gubernur Kepri untuk seluruh civitas akademika yang hadir.
Dalam statemen tertulisnya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa program “Goes To Kampus” merupakan langkah konkret ICMI dalam menjembatani pemikiran kritis mahasiswa dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini merupakan bagian ikhtiar ICMI untuk membangun ruang dialog antara dunia intelektual, dunia kampus, masyarakat, dan pemerintah. Kita ingin mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kapasitas ilmu, karakter, kepedulian sosial, serta keberanian mengambil peran dalam pembangunan daerah,” ujar Ansar Ahmad dalam pidato yang dibacakan Ridarman.
Lebih lanjut, Gubernur Kepri juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari dunia kampus untuk kemajuan daerah. Ia mengingatkan bahwa ruang kelas hari ini adalah potret pemimpin Kepri di masa depan.
“Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa masa depan Kepri tidak hanya ditentukan di ruang-ruang pemerintahan, tetapi juga di ruang kelas, forum diskusi, dan lingkungan kampus kita. Meskipun saat ini terkesan sederhana, namun sepuluh tahun ke depan, adik-adik mahasiswa inilah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan daerah,” tegasnya.
Di era disrupsi teknologi, Gubernur Ansar melalui pesan tertulisnya juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, kemajuan teknologi harus diadopsi secara bijak, terutama di sektor kesehatan agar bisa menjadi pusat layanan yang optimal bagi masyarakat.

Apresiasi dari Pihak Kampus
Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Purbianto, M.Kep, Sp. KMB, menyambut baik dan mengapresiasi langkah ICMI Kepri yang memilih kampusnya sebagai lokasi kegiatan.
“Terima kasih telah memberikan wawasan kepada mahasiswa kami mengenai informasi pembangunan Kepri serta bagaimana peran serta mahasiswa di dalamnya,” ungkap Purbianto.
Purbianto memaparkan bahwa saat ini Poltekkes Tanjungpinang memiliki sekitar 1.100 mahasiswa yang tersebar di tiga program studi Diploma 3 (D3), yaitu D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, dan D3 Sanitasi.
“Semua prodi ini sangat diperlukan untuk layanan kesehatan di wilayah Kepri. Mahasiswa kami juga banyak yang berasal dari pulau-pulau, dan nantinya mereka akan melaksanakan pengabdian di daerah asal masing-masing,” jelasnya.
Sesi Diskusi Panel
Setelah seremoni pembukaan, acara inti dilanjutkan dengan pemaparan materi secara panel yang dipandu oleh Moderator, Nur Aisyah Fatmasari, SE, MM. Seminar ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten:
Dr. Darson, M.Si (Kepala Dispora Provinsi Kepri)
Drs. Zamzami A Karim, M.A, Ph.D (Dewan Pakar ICMI Kepri)
Purbianto, M.Kep, Sp. KMB (Direktur Poltekkes Kemenkes)
Pemaparan materi berlangsung interaktif dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para mahasiswa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Gubernur Kepri Suyono Saeran, perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Kepri (Kepala Bidang Ormas), serta jajaran pengurus ICMI Orwil Kepri.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo











































