Tak Ada Konfirmasi, Salah Satu Media Online Dilaporkan ke Dewan Pers

0
Lima Kepala Desa (Kades) di Lingga yang tergabung dalam APDESI Linggga berniat melaporkan salah satu media online ke Dewan Pers karena telah memuat berita dan foto tanpa konfirmasi, Selasa (11/6/2024) (Foto : Dwi Susilo/batamtv.com)

Tanjungpinang ,batamtv.com,-– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Lingga, Amren mengecam berita salah satu media online yang menurutnya tidak ada konfirmasi. Sesuai kaidah jurnalistik, setiap berita yang sifatnya kontrol sosial harus ada konfirmasi (cover both side).

Atas pemberitaan tersebut, APDESI akan melaporkan wartawan dan media online dimaksud ke Dewan Pers. Ini dilakukan untuk pembelajaran sekaligus agar tidak mencoreng nama wartawan lain yang sudah bekerja sesuai kode etik jurnalistik.

Menurut Amren, kejadian itu berawal dari berita dan foto lima kades yang sedang mengikuti Bimtek di Hotel CK Tanjungpinang pergi santai ke tempat hiburan malam. Ini dilakukan semata-mata untuk menghilangkan kepenatan setelah seharian mengikuti Bimtek.

” Namun sangat disayangkan oknum tersebut malah mengambil video dan Foto 5 orang Kades dan langsung terbitkan berita tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu,“ ungkap Amren saat menggelar konfrensi pers bersama 5 Kades tersebut, Selasa (11/6/2024).

Merasa dirugikan dan pencemaran nama baik, Amren mewakili APDESI akan melaporkan hal ini ke Dewan pers karena berita yang diterbitkan oleh oknum wartawan tersebut tidak berimbang karena tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Amren juga menyampaikan, “bahwa rekan-rekan kades sempat meminta agar hal ini jangan diperpanjang. Bahkan mereka sudah memberikan hak jawab namun tak digubris oleh oknum wartawan tersebut,“ jelasnya.

Menurut Amren, oknum Wartawan itu juga meminta sejumlah uang kepada 5 Kades tersebut dengan dalih permintaan dari Pimpinan Redaksi media tersebut. Tetapi, tidak hiraukan oleh 5 Kades tersebut.

“Karena kita merasa sudah terinjak maka kita akan membuat laporan resmi ke Dewan pers, agar tidak tercoreng nama baik kawan-kawan wartawan lainnya gara-gara oknum wartawan tersebut,” bebernya.

“Insya Allah selesai kegiatan ini kita langsung berangkat ke Jakarta untuk melaporkan hal ini ke Dewan pers agar ada efek jera terhadap oknum Wartawan yang melanggar kode etik jurnalis,“ tegasnya Amren.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor : Sofyan Atsauri

Reporter : Dwi Susilo