
BATAM, batamtv.com – Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, per tanggal 23 Agustus 2022, capaian BIAN Imunisasi Tambahan Campak/Rubella Kepri berada di angka 58,2 persen. Dengan demikian rata-rata nasional 53,1 persen dan capaian Imunisasi Kejar OPV 45,1 persen dengan rata-rata nasional 23 persen.
Meski angka keduanya melampaui angka rata-rata nasional, namun masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah.
Capaian BIAN Imunisasi Tambahan Campak/Rubella di Kepri tertinggi untuk saat ini dipegang Kabupaten Lingga di angka 86,6 persen dan terendah Kota Batam di angka 49 persen.
Sedangkan capaian Imunisasi Kejar OPV di Kepri tertinggi Kota Tanjungpinang di angka 83,5 persen dan terendah Kabupaten Karimun di angka 22 persen.
Demikian disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad acara Percepatan Capaian BIAN Kota Batam Tahun 2022 di Vista Hotel Batam, Ahad (28/8).
Ansar menargetkan capaian Imunisasi Tambahan Campak/Rubella dan Imunisasi Kejar OPV pada semua sasaran balita baik usia 9-59 bulan maupun 12-59 bulan, yang ada di Kepri melampaui target pemerintah di akhir periode Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada 13 September 2022 yang akan datang.
Dikatakan Gubernur Ansar, untuk capaian BIAN di Kota Batam memang harus terus didorong bersama. Agar capaiannya juga bisa mengejar kabupaten/ kota lain dan bahkan bisa melampaui target.
“Kondisi ini bisa jadi karena faktor banyaknya sasaran balita yang harus mendapatkan imunisasi di Kota Batam. Karena kita ketahui bersama, Kota Batam memang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kepri” terangnya.
Masih kata Gubernur Ansar, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi pelaksanaan BIAN di Kepri, sebagai bentuk kesungguhan dan keseriusan upaya Pemerintah Provinsi Kepri, menyukseskan program nasional seperti yang diamanahkan Presiden Joko Widodo. (Aby)









































