BATAM, batamtv.com – Hj Asnah menyatakan sikap dan pilihan politiknya hijrah ke partai Nasdem usai hengkang dari Partai Demokrat.
Ia juga membantah tudingan DPP Partai Demokrat terkait alasan pengunduran dirinya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kepulauan Riau yang dilakukan bersama 60% loyalisnya beberapa hari lalu.
“Tudingan DPP demokrat dengan alasan klausul baku dan politik praktis Itu tidak Benar,” ujar Hj Asnah kepada batamtv.com, Kamis (04/08).
Seperti diberitakan beberapa media Senin, 1 Agustus 2022 lalu, Hj. Asnah SE, MM. memberikan klarifikasi atas pernyataan Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsyah yang menyebutkan alasan klausul baku dan tidak terakomodirnya kepentingan politik praktis sebagai alasan pengunduran dirinya.
Pada batamtv.com Asnah menyampaikan klarifikasi ini, agar tidak terjadi salah anggapan dan pengertian publik terkait ini.
Disampaikan alasan utama pengunduran diri ini adalah murni sikap politik yang di dasari kekecewaan atas sikap DPP Partai Demokrat yang dinilai tidak ada keberpihakan kepada dirinya selaku Ketua DPD Kepri.
“Apa artinya saya selaku Ketua DPD ketika banyak hal yang berkaitan dengan langkah politik saya tidak didukung dan diakomodir oleh DPP padahal ini juga untuk kepentingan langkah politik Partai kedepannya” ujarnya.
Asnah juga membantah alasan utama pengunduran dirinya adalah bukan terkait soal Kamarudin yang tidak memperoleh posisi strategis di Kepengurusan DPC Partai Demokrat Batam.
“Tidak benar ya seperti itu” tegasnya.
Dia menambahkan hal itu adalah salah satu contoh saja dari beberapa hal bentuk ketidak berpihakan DPP Partai Demokrat kepada dirinya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kepri.
“Dari awal saya menjadi Ketua DPD, saya sebenarnya sudah sangat mengikuti arahan DPP, walau tidak sesuai harapan saya, seperti gagalnya saya menempatkan Danir Tan sebagai sekretaris DPD, itu masih saya bisa patuhi walau mengecewakan” lanjutnya.
Asnah mengatakan hal tersebut terulang kembali di proses pemilihan Pengurus di tingkat DPC Kota Batam, beberapa usulannya selaku Ketua DPD yang kebetulan juga menjadi team formatur pada saat itu kembali tidak diakomodir.
Padahal sudah ada pembicaran khusus terkait hal tersebut antara dirinya dengan DPP Partai Demokrat, namun kembali Asnah mengalami kekecewaan atas keputusan akhir yang diambil oleh DPP “Tidak ada kesesuaian antara kata dan perbuatan” lanjutnya.
Lebih lanjut Asnah menegaskan pentingnya klarifikasi ini untuk menepis anggapan yang dapat dijadikan pembunuhan karakter politik atas dirinya.
“Nanti dianggap saya kutu loncat” imbuhnya.
Saat batamtv.com menanyakan langkah politik kedepan Asnah menyampaikan hijrah ke partai Nasdem.
“Saya ke Nasdem,” pungkasnya dengan penuh percaya diri. (ryd)









































