
BATAM, batamtv.com – Kondisi pedagang sapi dan peternak sapi merana pasca Hari Raya Idul Qurban lalu. Sejak itu, para pedagang tidak lagi bisa berjualan sapi. Tepatnya 5 bulan lalu. Untuk mengatasi hal ini, salah satu cara adalah membangun fasilitas karantina hewan.
Permintaan ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin.
Dia meminta Pemprov Kepri segera membangun fasilitas karantina hewan.
Fasilitas ini akan mempercepat distribusi sapi dan kambing dari luar daerah.
“Fasilitas karantina ini perlu agar sapi dan kambing dari luar daerah bisa segera masuk ke Kepri,” katanya, Jumat (15/10/2022).
Wahyu menyarankan agar fasilitas karantina dibangun di Pulau Tanjung Sauh atau Pulau Air Raja Batam.
Selain terpencil, kedua pulau ini juga dekat dengan Kota Batam yang kebutuhan sapi dan kambingnya banyak.
“Saya kira dua pulau itu sangat representatif karena dekat dengan Batam, Bintan, dan Karimun yang konsumsi sapinya tinggi,” ujarnya.
Politisi PKS itu berharap agar Pemprov Kepri segera membangun fasilitas karantina paling lambat akhir November mendatang.
Menurutnya, pedagang dan peternak sapi sudah mengeluh tidak lagi menjual daging sapi sejak Juli 2022.
“Pembangunan fasilitas karantina harus disegerakan, kasihan pedagang dan peternak sudah menanti sejak 5 bulan lalu,” tambahnya.
editor : oktarian
reporter : abyaqsa ra









































