
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Cuaca buruk yang terjadi di Propinsi Kepri menjadi ancaman tersendiri bagi warga yang tinggal di daerah daerah yang berpotensi mengalami bencana alam. Bahkan daerah yang berada di kepulauan seperti di Natuna juga tak luput dari bencana banjir.
Hujan deras yang mengguyur Natuna mengakibatkan banjir setinggi 2 meter di beberapa titik lokasi, Rabu (14/12/2022). Beberapa daerah yang terkena banjir diantaranya Kelurahan Ranai Darat dan Bunguran Timur. Hingga saat ini belum ditemukan adanya korban jiwa.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad langsung menghubungi Kepala BPBD Provinsi Kepri, Muhamad Hasbi agar segera mengidentifikasi dampak dari banjir yang melanda Natuna tersebut.
Ansar meminta agar pihak BPBD Kepri berkoordinasi dengan Pemkab Natuna, lalu segera menyalurkan bantuan yang dibutuhkan yang sifatnya mendesak untuk masyarakat yang menjadi korban.
“Sejauh ini kita mendapatkan informasi tidak ada korban jiwa, namun banyak sekali rumah yang berdampak. Sekarang masyarakat berada di pengungsian sambil menunggu banjir surut. Kita minta agar segera distribusikan bantuan untuk membantu para korban banjir, dan harus cepat,” kata Ansar.
Pemkab Natuna sendiri, terang Gubernur, sudah menyediakan berbagai tempat pengungsian. Meskipun sebagian masyarakat ada yang memilih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat yang tidak terdampak banjir
Akibat banjir di dua kecamatan, yakni di Pulau Ranai, Natuna itu, setidaknya kurang lebih seribu jiwa terdampak. Di kecamatan Bunguran Timur terdapat 207 KK yang terdampak dengan jumlah 996 jiwa dengan sebaran Kelurahan Ranai 320 jiwa, dan di Kelurahan Ranai Darat 221 jiwa, Kelurahan Bandarsyah 55 jiwa dan Kelurahan Batu Hitam 400 jiwa.
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo









































