Oleh Edi Sutrisno : Direktur Eksekutif BTPB
Pada Pelatihan Tata Kelola Home Stay/Pondok Wisata tajaan Disbudpar Batam kemarin di Hotel 89 Penuin, bersama para pengelola destinasi pariwisata Batam.
Kami berdiskusi, sharing sharing dan berbagi pengalaman tentang homestay di kota pulau ini. Dan faktanya di balik kegelimangan infrastruktur akomodasi, kita shortage wadah tetirah berwujud pondok wisata or homestay.
Hotel berjubel di tengah kota, resor berderet di banyak titik pesisir. Tapi homestay, bisa dihitung dengan jari..
Fakta ini seperti membangunkan kita dari tidur, bahwa sejatinya ada ceruk mengangga bagi sesiapa saja untuk, mulai dari sekarang mengarahkan radar: dirikan homestay or pondok wisata.
Buatlah dari resource yang ada : rumah kita. Mau itu di tengah, pinggiran atau pesisir. Syukur syukur 2 kalau tempat tinggalmu berada di pulau akan makin eksklusif karena punya magnet berlebih.
Pagi pagi tetamu dibangunkan suara ombak, siang dibuai terpaan sepoi sepoi angin pantai, senja diajak nikmati sunset dan di petang, disuguhi rampai budaya bersama penduduk tempatan yang bersahaja…
Home stay sebagaimana sifat dasarnya, tetamu bukan nak disuguhi layanan seeksklusif resor or bintang lima, kekuatannya terpatri justru pada kesederhanaan, nilai harmoni kekeluargaan dan tentunya, kearifan lokal..
Jom, kita mulai dari sekarang!













































