
BATAM, Batamtv.com – Humas NADI (Nuryanto – Hardi S Hood) Gunawan, S.H mengapresiasi hasil survey Poltracking Indonesia yang diselenggarakan di Kota Batam pada 4 – 10 September 2024 setelah pendaftaran Calon Walikota – Wakil Walikota ke KPUD Kota Batam dengan menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling.
Tak hanya mengapresiasi, Humas NADI Gunawan, S.H mengucapkan rasa syukur dan optimismenya dengan raihan paslon NADI atas hasil survei tersebut.
Dijumpai di kantor pemenangan NADI di kawasan ruko Greenland, Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa lembaga survey selevel Poltracking Indonesia tentu menyajikan informasi yang akurat dan akuntabel. Hal ini tidak membuat Paslon NADI gentar dan semakin optimis.
“Hasil yang disajikan oleh Poltracking Indonesia tersebut sangat bagus dan puji syukur saya mengucapkan Alhamdulillah,” kata Gunawan Selasa (17/09).
Dikarenakan, paslon Nuryanto – Hardi S Hood baru terbentuk di tanggal 27 agustus 2024, dan langsung melakukan pendaftaran di tanggal 29 agustus 2024. Artinya paslon NADI baru bekerja sebagai pasangan baru kurang lebih 7 hari atau satu minggu.
“Hasil survei ini menjadi pemangat dan tantangan bagi tim dan relawan agar lebih meningkatkan lagi dalam beberapa waktu kedepan, ” tambahnya
Sebagaimana disampaikan Masduri Amrawi, Peneliti Utama Poltracking Indonesia, dalam keterangan pers Senin (16/9/2024), menyebut, pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 4 – 10 September 2024. Pertama, pada simulasi head to head antar Calon Walikota Batam antara Amsakar Achmad dan Nuryanto, Amsakar Achmad memperoleh angka elektabilitas (61.7%), sedangkan Nuryanto (19.0%).
“Sementara simulasi head to head antar Calon Wakil Walikota Batam antara Hardi Selamat Hood dan Li Claudia Chandra, Li Claudia Chandra memperoleh angka elektabilitas (54.9%), sedangkan Hardi Selamat Hood (20.2%),” papar Masduri.
Kedua, lanjut dia lagi, ada simulasi head to head pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Batam antara pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra dan pasangan Nuryanto – Hardi Selamat Hood.
“Pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra memperoleh angka elektabilitas
(64.8%), sedangkan pasangan Nuryanto – Hardi Selamat Hood (21.1%),” jelasnya.
Dari penjelasan peneliti utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi itu, Gunawan mengungkapkan bahwa dalam waktu yang hanya satu pekan, paslon Nuryanto – Hardi S Hood bisa menggapai angka 21,1 %.
“Kami berpikir hasil yang kami peroleh di bawah 5% namun ternyata dalam waktu satu minggu bisa mencapai 21,1%, kami optimis dalam waktu kurang lebih 70 hari ke depan kami bisa memenangkan pilwako dengan hasil survey yang tinggi”, ujar Gunawan SH bersemangat.
“Paslon NADI adalah jawaban dari keinginan masyarakat Kota Batam agar demokrasi bisa berjalan dengan baik, dan dalam waktu yang singkat sudah banyak relawan, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, tokoh agama, alim ulama yang menyampaikan paslon NADI adalah pilihan masyarakat Batam,” pungkasnya.
Penanggungjawab Oktarian
Editor : Pariadi
Reporter : Sonia Nurulaini









































