Arab Saudi, Bahrain, dan UEA Klaim Gagalkan Serangan Drone dan Rudal dari Iran

0
Ilustrasi - Kilang dan terminal minyak di Arab Saudi. /ANTARA/Reuters/Ahmed Jadallah/aa. (sumber : antaranews.com)

Washington, batamtv.com – Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sejumlah drone dan rudal balistik yang diluncurkan dari Iran pada Selasa (10/3).

Kementerian Pertahanan Arab Saudi dalam pernyataannya menyebut dua pesawat tanpa awak yang mengarah ke ladang minyak Shaybah Oil Field berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara.

Melalui unggahan di platform X, kementerian tersebut juga menyampaikan enam rudal balistik yang diarahkan ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan berhasil dicegat.

Selain itu, satu rudal lainnya dihentikan di wilayah timur negara tersebut, sementara dua drone dilaporkan dihancurkan di Provinsi Hafar al-Batin.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab menyatakan sistem pertahanan udara negaranya merespons rudal yang memasuki wilayah udara UEA.

Pemerintah UEA menegaskan kesiapan penuh untuk menghadapi berbagai potensi ancaman demi melindungi wilayah serta menjamin keselamatan warga negara dan penduduk.

Sejak dimulainya serangan Iran, otoritas UEA melaporkan telah mendeteksi sekitar 1.475 drone. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.385 berhasil dihancurkan, sedangkan 90 lainnya jatuh di wilayah negara tersebut.

Di Bahrain, Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan sirene peringatan diaktifkan menyusul serangan tersebut. Warga diminta tetap tenang serta menuju lokasi aman terdekat.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menyebabkan lebih dari 10.000 lainnya mengalami luka-luka.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut serta beberapa kota di Israel.

Sumber : antaranews.com