read news – Kepala BI Kepri Suryono Sebut Inflasi Kepri di Juli Terendah Secara Nasional

0
Kepala BI Kepri Suryono mengklaim kinerja Pemprov Kepri bersama Forkopimda dan Bank Indonesia perwakilan Kepri sangat baik.  Inflasi di Kepri pada bulan  Juli ini terendah secara Nasional dan hal ini berlangsung selama 3 bulan berturut-turut yakni Mei, Juni dan Juli. (Foto : dwi susilo - batamtv.com)
Kepala BI Kepri Suryono mengklaim kinerja Pemprov Kepri bersama Forkopimda dan Bank Indonesia perwakilan Kepri sangat baik.  Inflasi di Kepri pada bulan  Juli ini terendah secara Nasional dan hal ini berlangsung selama 3 bulan berturut-turut yakni Mei, Juni dan Juli. (Foto : dwi susilo - batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.com – Kepala BI Kepri Suryono mengklaim kinerja Pemprov Kepri bersama Forkopimda dan Bank Indonesia perwakilan Kepri sangat baik.  Inflasi di Kepri pada bulan  Juli ini terendah secara Nasional dan hal ini berlangsung selama 3 bulan berturut-turut yakni Mei, Juni dan Juli.

“Kepulauan Riau pertumbuhan ekonominya tinggi, tapi inflasinya rendah. Ini sangat luar biasa dan ini tidak ada teorinya. Mungkin ini karena teori shalawat busyro yang selalu dikumandangkan oleh Gubernur,” ujar Suryono ditengah rapat.

Adapun dalam hal penekanan kasus stunting, Kepri juga tercatat sangat baik. Hal ini seperti yang disampaikan oleh kepala BKKBN Kepri Rohina saat rapat. Angka stunting di Kepri dilaporkan pada tahun 2022 sebanyak 4.334 dan setelah di validasi tercatat menjadi hanya tinggal 2.893. Hingga juni 2023 ini kasus penambahan stunting di Kepri hanya terjadi di Anambas 2 kasus, Batam 11 kasus, Bintan 4 kasus, Karimun 3 kasus.

Dan terakhir, terkait perkembangan kasus becana di Kepri berdasarkan laporan Kepala BPBD Kepri M Hasbi, berdasarkan  kajian resiko bencana dari tahun 2022 hingga 2026 ada 10 potensi bencana seperti banjir, covid, kebakaran hutan, cuaca ekstrim, tanah longsor, kebakaran hutan dan kebakaran lahan. Adapun ada 6 potensi besar terjadi di Kepri seperti banjir, cuaca ekstrim, kekeringan, longsor,  kebakaran hutan dan lahan. Dan selama tahun 2023 ini tercatat sebanyak  275 kejadian.

“Yang perlu kita antisipasi saat ini elnino, yakni pemanasan suhu muka laut yang menyebabkan kekeringan, mngurangu curah hujan. namun khusus untuk Kepri, elnino ini belum begitu menghawatirkan,” kata hasbi. 

Editor : Oktarian 
Reporter : Dwi Susilo