
KARIMUN, batamtv.com – Usaha pertanian sayur dan usaha ternak ayam potong di Karimun memiliki prospek yang menjanjikan. Salah satunya seperti yang dijalani Wahyudi. Ia fokus dan terus menekuni usaha ini. Tak hanya memenuhi kebutuhan sayur masyarakat Kundur, Ia juga mengirimkan hasil pertanian ke daerah lainnya.
Warga Dabit, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur ini semula merupakan petani dan pedagang sayuran. Saat ini mengembangkan usaha sayurannya ini Ia mengalami banyak kendala terutama dalam hal permodalan.
“Saya awalnya pinjam modal untuk mengembangkan usaha pertanian sayur. Alhamdullillah setelah mendapatkan suntikan dana dari PT Timah Tbk usahanya berkembang dengan pesat,” cerita Wahyudi.
Wahyudi mengatakan Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk telah membantunya dalam mengembangkan usaha pertanian sayur dan memulai usaha ternak ayam potongnya. Ia bahkan kini bisa menjadi pemasok ayam potong untuk industri rumahan.
“Selain untuk memenuhi kebutuhan sayuran masyarakat Kundur, sebagian hasil pertanian saya jual ke Pulau Burung dan tembilahan Provinsi Riau dikirim melalui kapal setiap harinya,” katanya.
Namun, usahanya terdampak Covid-19 sehingga mengalami banyak kendala. Ia bahkan terancam bangkrut. Tak mau menyerah, berbagai upaya dilakukannnya meski ditengah kondisi yang tak mudah.
“Berbekal sedikit pengetahuan tentang budidaya ayam potong, saya mulai merintis kecil-kecilan dengan sisa modal dari Program PUMK PT Timah Tbk. Selang beberapa waktu ternyata prospek usaha ayam potong cukup menjanjikan sehingga saya benar-benar terjun menekuni usaha ini,” katanya.
Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana









































