
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Banyak strategi pemerintah daerah dalam membuat warganya menjadi nyaman saat berada di pusat kota, tepatnya di . Seperti di Kota Tanjung, warga yang bosan menggunakan kendaraan, bisa bersantai di Jalan Raya menuju ke Bandara Raja Haji Fisabiillah.
Saat ini, Pemko Tanjungpinang telah mengubah wajah jalan raya menuju gerbang bandara sedmikian rupa sehingga pedestrian jalan bisa digunakan untuk bersantai.
Jalan Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, telah berubah menjadi destinasi wisata seiring rampungnya revitalisasi dan pedestrian median jalan gerbang masuk lewat jalur udara ke ibukota Provinsi Kepulauan Riau ini.
Tidak sedikit pula warga terlihat berfoto dengan latar belakang ikon kawasan tersebut. Ya, dalam proyek revitalisasi dan pedestrian median Jalan Bandara Internasional RHF tahap pertama, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun berbagai fasilitas serta sejumlah ikon di kawasan tersebut.
Bangunan yang menjadi ikon di kawasan ini diantaranya berupa replika Bulang Linggi, sebuah kapal perang legenda bangsa Melayu sepanjang enam meter dan lebar empat meter. Replika kapal berdiri kokoh di media jalan, dilengkapi dengan dua layar, rumah di bagian buritan, tujuh perisai, serta bendera hula-hula.
Selain itu, di kawasan ini juga dilengkapi berbagai ornamen lainnya, seperti nama tujuh kabupaten dan kota yang ada di Kepulauan Riau, serta perak pernik lain yang menjadikan kawasan ini indah dan juga nyamaman.
Pedestrian menjadikan median Jalan Bandara Internasional RHF juga sangat nyaman bagi warga berkunjung ke sini. Jalur cukup lebar yang ditata rapih di median jalan membuat nyaman bagi pejalan kaki sekaligus berolahraga. Joging misalnya.
“Tanjungpinang dinamai karena kota ini dulunya terdapat banyak pohon pinang di tanjung-tanjung. Makanya di sepanjang jalan ini ditanam pohon pinang untuk mempertegas identitas kota ini,” ujar Ansar Ahmad, Minggu (15/1/2023).
Ansar Ahmad menegaskan jika penataan kawasan Jalan Bandara Internasional RHF Tanjungpinang menjadi salah satu proyek strategis penataan kawasan ibukota Provinsi Kepulauan Riau.
Selain menjadikan Jalan Bandara Internasional RHF sebagai wajah ibukota, kawasan ini diharapkan juga menjadi alternatif destinasi wisata baik bagi pendatang maupun warga Tanjungpinang.
“Diharapkan Jalan Bandara RHF ini akan memberi kesan bagi siapa saja yang datang ke Tanjungpinang. Dengan dijadikannya kawasan ini sebagai destinasi, tentu akan berdampak kepada peningkatan kunjungan yang muaranya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat,” papar Ansar.
Di tahun 2023 ini, Pemprov Kepri kembali melaksanakan pembangunan dalam rangka peningkatan penataan kawasan jalan Bandara RHF.
“Pembangunan harus dilanjutkan karena jalan harus dioverlay sebaik mungkin,” ucap Ansar.
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo









































