
BINTAN, batamtv.com – Ancaman cuaca ekstrem di Perairan Bintan Propinsi Kepri menjadi tantangan tersendiri bagi warga yang berkecimpung mencari ikan di laut. Namun tak jarang , para nelayan memilih mengalah dengan alam lantaran dampak atau akibat tetap melaut tidak sepadan dengan apa yang diperoleh.
Dalam rangka tetap menjaga agar semua warga bisa mempersiapkan segala sesuatu terhadap ancaman cuaca uruk yang terjadi di Bintan khususnya, Kapolsek Gunung Kijang bersama Forkopimcam di wilayah hukum Polsek Gunung Kijang melaksanakan rapat koordinasi.
Rapat koordinasi ini dalam rangka antisipasi penanganan bencana alam dan cuaca ekstrim. Acara digelar di Kecamatan Gunung Kijang dan Toapaya , Selasa (13/12/2022).
Kapolsek Gunung Kijang Iptu Sugiono menyampaikan ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir saat untuk membahas situasi kedepan dalam menanggani cuaca ekstrime di wilayah Kecamatan Gunung Kijang dan Kecamatan Toapaya. Dia berharap ada solusi dan masukan dari peserta semua atas situasi yang terjadi.
“Kami dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Gunung Kijang memohon kepada rekan-rekan Forkopimcam untuk berkoordinasi dalam mengantisipasi bencana yang diakibatkan cuaca ekstrem dan karhutla, “ ujar Iptu Sugiono.
Camat Toapaya, Nepy Purwanto,S.IP juga menambahkan bahwasanya kondisi dan keadaan di Kecamatan Toapaya saat memasuki cuaca ekstrime sering terjadi pohon tumbang dikarenakan angin kencang dan beberapa daerah yang mengalami banjir.
“Ini sebagai langkah awal kita dalam mengambil kebijakan dalam penangaan bencana di wilayah Kecamatan Gunung Kijang dan Toapaya,” ujar Nepy.
Rapat dihadiri oleh Camat Gunung Kijang, Camat Toapaya, para Kades dan Lurah se Kecamatan Gunung Kijang Toapaya, UPL Kijang PLN, Perwakilan BPBD Kabupaten Bintan, Babinsa Kelurahan Kawal, Babinpotmal Galang Batang, Kasi Trantib Kecamatan Gunung Kijang serta para Kanit Polsek Gunung Kijang.
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo









































