read news – Kapal PMI Terguling di Laut Nongsa, Petugas Masih Cari Dua Korban lagi

0
Evakuasi terhadap salah satu korban yang tenggelam dalam kecelakaan kapal pengangkut PMI ilegal di Nongsa, Selasa (15/11/2022). (Foto abyaqsa ra - batamtv.com)
Evakuasi terhadap salah satu korban yang tenggelam dalam kecelakaan kapal pengangkut PMI ilegal di Nongsa, Selasa (15/11/2022). (Foto abyaqsa ra - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Pencarian terhadap dua lagi korban PMI hilang saat kapal pengangkut PMI ilegal di Perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, terus dilakukan. Upaya pencarian ini dilakukan terus di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

Pencarian kini memasuki hari ke lima sejak tragedi Selasa (15/11/2022) lalu, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari

Adapun unsur SAR gabungan yang melakukan pencarian yakni Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Polair Polda Kepri, Baharkam Polri, TNI AL, PLP (KPLP) Tanjung Uban, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri dan masyarakat nelayan setempat.
Meski kondisi cuaca kurang bersahabat di perairan Batam, Kepulauan Riau  Namun Tim Sar tetap terus melakukan pencarian .
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih menyisir lokasi perairan sekitar.
“Ada dua korban yang belum ditemukan yakni seorang pria dewasa dan seorang anak laki laki berusia tiga tahun,” ujar Riyadi.
Menurutnya, memasuki hari ke lima maka area pencarian akan diperluas dan dibagi menjadi 6 sektor.
Sedangkan untuk keadaan cuaca saat ini dilaporkan Basarnas dalam keadaan berawan, dengan tinggi gelombang 0,2-0,5 Meter, arus variatif atau selatan – barat dan kekencangan angin utara mencapai 18 Kilometer per-jam.
“Dengan keadaan cuaca seperti ini pencarian masih terus kita lakukan terhadap dua korban yang belum ditemukan,” kata dia.
Sebelumnya sebanyak 8 orang menaiki kapal kayu berukuran kecil tersebut sebelum terjadinya tragedi maut itu. Hanya satu orang yang selamat bernama Zuraidah (48), sedangkan 5 orang lainnya yang terdiri dari dua orang wanita dan tiga orang pria ditemukan meninggal.
editor : oktarian
reporter : abyaqsa ra