
Batam, batamtv.com – PT PLN Batam mempercepat pembangunan gardu baru di wilayah Senjulung, Punggur, sebagai langkah mengatasi gangguan kelistrikan akibat beban berlebih dalam beberapa hari terakhir.
Gangguan tersebut terjadi pada Trafo Portal 400 kVA Senjulung 2 yang mengalami pembebanan hingga sekitar 110 persen, terutama saat beban puncak pada pukul 18.30 WIB hingga tengah malam.
Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, menjelaskan kondisi tersebut menyebabkan sistem pengaman trafo bekerja secara otomatis untuk mencegah kerusakan, sehingga aliran listrik di sejumlah wilayah sempat terhenti.
“Pada saat beban meningkat, pengaman trafo atau MCCB akan bekerja untuk melindungi peralatan. Hal ini yang menyebabkan listrik di sebagian wilayah terdampak sempat padam,” ujarnya.
Sebagai langkah penanganan, PLN Batam telah melakukan antisipasi sejak 24 Juni 2026 dengan mengajukan kebutuhan lahan kepada perangkat RT/RW setempat untuk pembangunan gardu baru.
Menurut Yoga, pembangunan gardu ini menjadi solusi jangka panjang guna menambah kapasitas jaringan dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Senjulung dan sekitarnya.
Dalam prosesnya, PLN Batam terus berkoordinasi dengan perangkat RT/RW serta tokoh masyarakat untuk menentukan lokasi gardu yang aman dan sesuai secara teknis.
“Pembangunan gardu membutuhkan dukungan semua pihak. Kami memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan warga tetap menjadi prioritas,” jelasnya.
Setelah melalui musyawarah, lahan untuk pembangunan gardu baru telah disepakati. Pekerjaan awal dimulai pada 5 Juli 2026 dengan penggalian lubang tiang beton, dan dilanjutkan pada 6 Juli 2026.
Pembangunan gardu ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari, dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja dan kondisi lapangan.
Selama proses pembangunan berlangsung, PLN Batam juga menyiagakan tim teknis di lokasi untuk mempercepat penanganan jika terjadi gangguan.
Selain itu, PLN Batam mengimbau masyarakat untuk sementara waktu mengatur penggunaan listrik, khususnya saat beban puncak, guna mengurangi potensi gangguan.
PLN Batam juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat RT/RW dan masyarakat atas dukungan dalam percepatan pembangunan gardu tersebut.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. PLN Batam terus berupaya agar solusi permanen segera terealisasi,” tutup Yoga.
Editor : pariadi
Reporter : sonia nurulaini









































