Menag Dorong Alumni PTKIN Perkuat Peran Intelektual Bangun Karakter Bangsa

0
Sumber : infopublik

Jakarta, batamtv.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pembentukan Forum Nasional Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi alumni dalam membangun umat dan karakter bangsa.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Forum Nasional Ikatan Alumni PTKIN se-Indonesia di Jakarta, Senin (13/7/2026), yang dihadiri para rektor, guru besar, pimpinan perguruan tinggi keagamaan, serta Ketua Forum Nasional Ikatan Alumni PTKIN, Idrus Marham.

Menurut Nasaruddin Umar, alumni PTKIN memiliki tanggung jawab besar karena tidak hanya sebagai ilmuwan, tetapi juga sebagai cendekiawan yang mampu mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“PTKIN bukan hanya mencetak ilmuwan, tetapi juga intelektual yang harus mampu memberikan dampak nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PTKIN memiliki kekhasan dibandingkan perguruan tinggi umum karena selain menjalankan fungsi akademik, juga mengemban mandat dakwah dan pengabdian sosial.

Karena itu, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari kualitas lulusan, tetapi juga dari kontribusi alumninya di masyarakat.

Menag menekankan pentingnya melihat keberhasilan PTKIN secara menyeluruh, mulai dari kualitas mahasiswa (input), lulusan (output), kiprah alumni (outcome), hingga dampak yang dihasilkan (impact).

Ia menegaskan forum alumni ini tidak bertujuan memengaruhi arah politik kampus, melainkan menjadi wadah menghimpun kekuatan intelektual alumni dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pembangunan bangsa.

Menurutnya, alumni PTKIN memiliki posisi strategis karena tersebar di berbagai sektor, seperti pendidikan, birokrasi, dakwah, pelayanan publik, dan bidang profesional lainnya.

Potensi tersebut dinilai perlu terus dihubungkan dengan almamater untuk mendukung pengembangan akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Menag juga mendorong alumni untuk aktif memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum dan arah keilmuan, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, ekonomi syariah, transformasi digital, dan persoalan sosial kontemporer.

“Forum ini harus menjadi ruang untuk memperkuat intelektualitas alumni dan memberikan nilai tambah bagi kampus, masyarakat, dan bangsa,” katanya.

Penguatan peran alumni PTKIN ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing serta mendukung pembangunan nasional.

Sumber : infopublik