Dubes: Pabrik Perusahaan Turki Perkuat Hilirisasi dan Investasi di RI

0
sumber : antaranews

Jakarta, batamtv.com – Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menyatakan peresmian pabrik perusahaan Turki di Indonesia mendukung agenda hilirisasi, meningkatkan nilai tambah, mendorong ekspor, serta membuka lapangan kerja di daerah.

“Fasilitas pabrik ini mengirim pesan yang sangat kuat bahwa Indonesia dan Turki adalah mitra strategis yang kokoh serta dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi kedua negara dan dunia,” ujar Achmad Rizal dalam siaran pers KBRI Ankara, Sabtu.

Ia menyebut investasi PT Evyap Sabun Indonesia sebesar 130 juta dolar AS atau sekitar Rp2,34 triliun merupakan salah satu investasi terbesar Turki di Indonesia dalam 25 tahun terakhir.

“Ini hari bersejarah bagi Indonesia, Turki, dan keluarga besar Evyap. Peresmian ini bukan hanya pembukaan pabrik baru, tetapi juga membuka peluang kemitraan yang solid dan masa depan yang lebih baik,” katanya.

Peresmian pabrik tersebut berlangsung di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dan dihadiri sejumlah pejabat serta jajaran manajemen Evyap Group.

Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin, yang mewakili Menko Perekonomian, menegaskan pentingnya kerja sama untuk memastikan investasi strategis di kawasan tersebut dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, kehadiran PT Evyap mencerminkan kepercayaan investor global terhadap iklim investasi di Indonesia.

“Investasi ini menjadi bukti keberhasilan pengembangan KEK dalam membangun ekosistem industri yang kompetitif melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor industri Evyap memiliki keterkaitan erat dengan kekuatan industri nasional, khususnya pada ekosistem kelapa sawit dan produk turunannya.

Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri oleokimia, personal care, dan produk konsumen.

Keberhasilan investasi ini juga diharapkan menjadi referensi positif bagi perusahaan Turki lainnya untuk menanamkan modal di Indonesia.

KBRI Ankara disebut akan terus mendorong diplomasi ekonomi yang berorientasi pada hasil konkret, termasuk memfasilitasi komunikasi antara pelaku usaha Turki dan pemangku kepentingan di Indonesia.

Perusahaan Evyap sendiri merupakan salah satu produsen sabun dan oleokimia terbesar di Turki yang telah berdiri sejak 1927 dan mengekspor produknya ke lebih dari 100 negara.

Fasilitas barunya di Indonesia memiliki kapasitas produksi hingga 250.000 ton per tahun, sehingga menjadikan Evyap sebagai produsen oleokimia terbesar kelima di dunia dengan total kapasitas mencapai 680.000 ton per tahun.

sumber : antaranews