
Batam,batamtv.com, – Tim Terpadu Batam yang terdiri dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Ditpam BP Batam telah merobohkan ribuan rumah liar (ruli) di kawasan Tembesi Tower, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Rabu (8/1/2025).
Proses penggusuran ini berjalan lancar tanpa adanya perlawan dari warga. Perobohan rumah dilakukan secara bertahap, setelah mengeluarkan barang-barang milik warga. Tim Terpadu memberikan kesempatan pada warga untuk menyelamatkan barang miliknya di dalam rumah tersebut.
Warga Tembesi Tower tampak sibuk berkemas barang -barang berharga yang masih ada di dalam rumah mereka.
Sebagian barang warga ada yang langsung diangkat ke mobil truk, namun ada juga sebagian yang ditumuuk di luar rumah.
Meskipun perobohan berjalan lancar tapi tak sedikit juga warga yang menangis saat rumahnya dirobohkan.
Pasalnya rumah yang dirobohkan Tim Terpadu ini rata-rata telah dibangun permanen. Bahkan ada yang terlihat mewah. Berlantai dua dan tralis stainless.
Menurut seorang anggota Satpol PP, bahwa ruli berada di kawasan Tembesi Tower ini berjumlah lebih dari 1.000 rumah. “Mungkin ada sekita 1000 rumah liar lebih di kawasan Tembesi Tower ini,” ujarnya di sela-sela penggusuran.
Ia mengatakan, bahwa pengusuran ini berjalan lancar dan kondususif tidak ada perlawanan dari warga terhadap tim terpadu.
“Penggusuran di Tembesi Tower, Sagulung Kota Batam ini ,sama sekali tidak ada perlawanan dari warga setempat. Alhamdulillah aman da berjaann kondusif,” jelasnya.
Hingga kini, Tim Terpadu masih melakukan perobohan terhadap rumah warga menggunakan alat berat.
Puing-puing bekas rumah juga langsung diangkut ke dalam truk dan pick up yang telah disiapkan di lokasi.
Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, saat pengusuran ruli tersebut langsung turun ke lokasi. Hal ini guna memastikan penertiban berjalan lancar tanpa gesekan atau bentrokan dengan warga.
“Kami mengutamakan pendekatan persuasif agar proses penertiban ini tidak menimbulkan konflik.
Dan saya lihat penertiban ruli ini berjalan lancar dan kondusif,” ucap Kapolres kepada awak media.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Reporter : Azura Aronita









































