read news – Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Tampilkan Karya Terbaiknya saat Bazar P5

0
Inilah hasil karya siswa SMA N 5 Tanjungpinang dalam acara bazar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). (Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Inilah hasil karya siswa SMA N 5 Tanjungpinang dalam acara bazar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). (Foto : abdi perdana - batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.com –  Sekertaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau, Darson mengatakan dalam kurikulum merdeka, pengembangan kreatifitas anak sangat penting untuk diperhatikan.

Menurutnya, selain melihat sisi kreatifitas anak, P5 juga dapat mengangkat sektor kearifan lokal serta jiwa enterpreuner pada anak.

“Ini bukan bermaksud mengarahkan anak kita harus jadi pengusaha. Tapi ini untuk meningkatkan jiwa enterprener pada anak kita,” kata Darson, Senin (19/06) di SMA N 5 Tanjungpinang saat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menggelar bazar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas siswa-siswi dalam kurikulum merdeka yang diterapkan di Indonesia.

Darson menambahkan, dari hasil karya yang dibuat anak-anak SMAN 5 salah satunya menanam sayuran dengan metode Hidroponik.

“Ini bisa juga menjadi salah satu pengembangan para siswa. Selain itu ada kotak kue dan olahan seperti tas, vas bunga dari sampah plastik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Tanjungpinang, Daman Huri menyampaikan, kegiatan bazar P5 bertujuan agar dapat membentuk karakter anak sesuai dengan kemauannya masing-masing.

“Jadi disamping mereka memiliki kemampuan elektual, tapi mereka juga memiliki keterampilan,” ujar Daman Huri.

Ia menambahkan, tidak semua anak tamatan SMA melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Ada juga langsung terjun ke dunia kerja.

“Jadi jika mereka sudah mendapatkan keterampilan diluar akademik, maka hal ini bisa dikembangkan siswa di dunia luar sebagai enterprener,” jelasnya.Editor : Oktarian

Editor : Oktarian                                                                                                      Reporter : Abdi Perdana