
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Ketua RT 02/ RW 09 Kelurahan Air Raja Ayon Kenedy, pada Senin (22/ 01) Petang, menyatakan permintaan maafnya kepada Calon Legislatif (Caleg) Dewa Bahagia yang diwakili Ketua Tim Pemenangan Yaitu Sopian.
Permintaan maaf itu menyusul peristiwa dugaan penghalangan Kegiatan kampanye pemilu yang telah terjadi pada Kamis (18/01) pagi pekan lalu, saat Tim Kampanye Caleg DPRD Kota Tanjungpinang, Dewa Bahagia melakukan kegiatan kampanye “door to door” di Lingkungan perumahan Senggarang Permai Kelurahan Air Raja Tanjungpinang Timur.
Dalam pertemuan singkat di ruang Posko Pengaduan Masyarakat Pengawasan tahapan pemilu 2024 pada Senin petang itu, turut disaksikan, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Hendri Safutra didampingi dua staf Bawaslu Kota Tanjungpinang. “Peristiwa ini boleh dikatakan sebagai pelajaran untuk kami, untuk kedepannya saya selaku RT siap mendukung suksesnya pemilu 2024,” katanya.
Meski begitu lanjut Ayon, dirinya pada intinya tidak berniat untuk menghalangi kegiatan kampanye partai politik. “Yang saya sesalkan kenapa tidak ada Informasi kepada saya selaku RT,” ungkapnya.
Senada dengan hal itu, Sopian selaku Ketua Tim Pemenangan Caleg “Dewa Bahagia” dari Partai Golkar Dapil Tanjungpinang II mengatakan, pertemuan ini sekaligus memberitahukan kepada pihak Bawaslu Kota Tanjungpinang, bahwa pihaknya tidak jadi melapor karena persoalan yang sempat terjadi antara pihaknya (peserta pemilu) dengan masyarakat telah selesai dan berakhir damai.
“Pada jum’at pagi kami sempat mengadu dan berdiskusi dengan Bawaslu pasca kendala yang Tim kami hadapi saat kampanye di Kel. Air Raja, namun pada Sabtu malam kami bersilahturahmi dengan pihak RT sudah bersepakat dan saling memaafkan,” jelas Sopian.
Sopian juga berharap peristiwa ini dapat dijadikan pembelajaran politik bagi semua pihak, terutama peserta pemilu dan masyarakat.
Sementara itu, Koordintor Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Hendri Safutra menyambut baik atas kesepakatan damai yang telah terjadi antara pihak peserta pemilu dengan masyarakat. “Terimakasih sudah berdamai, saya kira itu jalan yang baik untuk proses pemilu,” jelasnya.
Hendri juga menambahkan, Bawaslu Tanjungpinang siap menerima setiap laporan yang masuk, terkait proses dan tahapan pemilu 2024. Namun sebelum ditindaklanjuti, antara pihak yang bersengketa bisa terlebih dahulu melakukan proses musyawarah dan pihaknya siap memediasikan hal itu.
editor : oktarian
reporter : dwi susilo








































