read news – Semarak Lomba Hadroh BKMT dan Pondok Pesantren di Bintan

0
Ketua Tim Penggerak PKK Kepri  Dewi Ansar saat melihat lomba hadroh yang digelar di  Gedung Nasional Tanjung Uban, Bintan, Sabtu (29/7) diikuti 11 grup hadrah. (Foto : dwi susilo - batamtv.com)
Ketua Tim Penggerak PKK Kepri  Dewi Ansar saat melihat lomba hadroh yang digelar di  Gedung Nasional Tanjung Uban, Bintan, Sabtu (29/7) diikuti 11 grup hadrah. (Foto : dwi susilo - batamtv.com)

BINTAN, batamtv.com –  Ketua TP PKK Prpinsi Kepri  Dewi Ansar berbangga  karna saat ini ada beberapa komunitas yang menghimpun anak-anak muda untuk bersolawat bersama, dengan diiringi hadrah.

Kemunculan hadrah dan komunitasnya menjadi harapan bahwa anak muda mau berkhusyuk dan berasyik masyuk dalam kecintaan kepada agama dan Rasulullah, secara menyenangkan.

Hal ini sampaikan Dewi Ansar saat melihat lomba hadroh yang digelar di  Gedung Nasional Tanjung Uban, Bintan, Sabtu (29/7).

Sebanyak 11 grup hadrah yang akan mengikuti lomba ini, terdiri dari pengurus BKMT Kabupaten Bintan dan perwakilan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bintan dengan jumlah personil dalam satu grup sebanyak 15 orang.

Dalam sambutannya, Dewi Ansar menyampaikan bahwa lomba hadrah diadakan sebagai salah satu upaya pemerintah Kepri untuk melestarikan nilai-nilai agama melalui musik religius yang dituangkan dalam musik hadrah.

“Melalui festival ini semoga bisa menjadi ajang untuk mensyiarkan agama islam dan sekaligus dapat membendung budaya asing yang berdampak negatif di Kepri,” kata Dewi Ansar.

Dewi Ansar juga menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Menurutnya, perlombaan ini bisa menjadi wasilah terpancarnya syiar Islam serta turunnya barokah bagi daerah serta seluruh masyarakat Kepri khususnya masyarakat Kabupaten Bintan.

“Untuk itu, lomba kali ini, kejuaraan dimaknai sebagai ajang untuk saling berbagi semangat, berbagi kreasi, berbagi ilmu, dan pengalaman, untuk kemudian sama-sama mengembangkan hadrah. Lebih penting lagi adalah untuk sama-sama membawakan Islam yang teduh dan santun,” imbuhnya.

Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo