
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Gubernur Ansar menyampaikan secara umum realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023. Sebagai informasi, saat ini informasi realisasi APBD masih bersifat tentatif karena masih dalam proses audit komprehensif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Untuk itu, informasi realisasi APBD tahun 2023 yang menggambarkan kinerja pengelolaan keuangan daerah disampaikan diantaranya Pendapatan dianggarkan sebesar Rp4,094 triliun lebih dengan realisasi mencapai Rp4,170 triliun lebih atau mencapai 101,86?ri target yang ditetapkan” papar Ansar Ahmad saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023 kepada DPRD Provinsi Kepri di Balairung Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Kamis (28/03).
Ia menjelaskan pendapatan ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah yang ditargetkan sebesar Rp1,710 triliun lebih dan dapat terealisasikan sebesar Rp1,806 triliun lebih atau mencapai 105,67?ri target, Dana Perimbangan yang ditargetkan sebesar Rp2,376 triliun lebih dapat terealisasikan sebesar Rp2,355 trilyun lebih atau mencapai 99,12?ri target.
“Sedangkan untuk Pendapatan dari Lain lain Pendapatan yang Sah ditargetkan sebesar Rp1,278 miliar lebih dan dapat direalisasikan 100% sesuai dengan target” tambah Gubernur Ansar.
Selanjutnya ia menyampaikan gambaran tentang Belanja Tahun Anggaran 2023. Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp4,432 triliun lebih, dengan realisasinya mencapai Rp4,276 triliun lebih atau sebesar 96,49%.
“Belanja tersebut, terdiri dari Belanja Operasi yang dianggarkan sebesar Rp2,975 triliun lebih dan terealisasi sebesar Rp2,888 triliun lebih atau mencapai 97,05%, Belanja Modal dianggarkan sebesar Rp660,703 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp618, 877 miliar lebih atau mencapai 93,67%” jelasnya.
Kemudian terdapat Belanja Tidak Terduga yang dianggarkan sebesar Rp6,960 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp2,413 miliar lebih atau mencapai 34,67?n Belanja Transfer yang dianggarkan sebesar Rp788,868 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp767,544 miliar lebih atau mencapai 97,30%.
“Sedangkan Untuk Penerimaan Pembiayaan Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp404,381 miliar lebih atau sebesar 99,72?ri target sebesar Rp405,506 miliar lebih. Sementara itu realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp66,266 miliar lebih atau sebesar 98,68?ri target sebesar Rp67,152 miliar lebih. Dengan demikian sisa lebih/kurang pembiayaan tahun berkenaan terealisasi sebesar Rp231,214 miliar” ungkap Gubernur Ansar.
Terakhir, Dalam penyelenggaran tugas pembantuan pada tahun 2023, Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan alokasi anggaran untuk bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pertanian dan Pariwisata.
Editor : Oktarian Reporter : dwi susilo









































