read news – Kangen Makanan Tradisional, Warga Tembesi Pondok Tani Gelar Bazar Kuliner

0
Warga di Tembesi Sidomulyo menggelar acara berbentuk bazar  berlangsung selama dua hari yaitu, Sabtu dan Minggu  (17 - 18 Desember 2022) di lapangan Pondok Tani Tembesi .Ketua Panitia Sukasno (kiri) mengatakan Kuliner khas Jawa  beraneka ragam bentuknya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner, apalagi jika kuliner tersebut menyajikan resep legendaris dari daerah Jawa yang sulit ditemui khususnya di wilayah kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto : Abyaqsa Ramadhan - batamtv.com)
Warga di Tembesi Sidomulyo menggelar acara berbentuk bazar  berlangsung selama dua hari yaitu, Sabtu dan Minggu  (17 - 18 Desember 2022) di lapangan Pondok Tani Tembesi .Ketua Panitia Sukasno (kiri) mengatakan Kuliner khas Jawa  beraneka ragam bentuknya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner, apalagi jika kuliner tersebut menyajikan resep legendaris dari daerah Jawa yang sulit ditemui khususnya di wilayah kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto : Abyaqsa Ramadhan - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Dalam rangka melestarikan budaya Jawa di tanah Melayu, warga Tembesi menggelar festival yang merangkai beraneka ragam sajian mulai dari seni, buydaya, makanan atau dikenal dengan istilah kuliner . Semua dibungkus apik dalam sajian Festival Kuliner Nusantara volume kedua. Acara ini digelar di Tembesi Pondok Tani Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung Kota Batam.

Acara berbentuk bazar ini berlangsung selama dua hari yaitu, Sabtu dan Minggu  (17 – 18 Desember 2022) di lapangan Pondok Tani Tembesi .

Kuliner khas Jawa yang beraneka ragam tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner, apalagi jika kuliner tersebut menyajikan resep legendaris dari daerah Jawa yang sulit ditemui khususnya di wilayah kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Acara ini sudah barang tentu menjadi  sarana pelepas rindu para pecinta kuliner khususnya masyarakat Batam yang ingin menikmati kuliner khas Jawa tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana, Sukasno mengatakan dengan diadakannya event ini, diharapkan masyarakat kota Batam dapat dengan mudah menemui berbagai macam kuliner khas Jawa yang tentunya akan memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Jawa tersebut.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai sarana untuk melepas kangen terhadap makanan-makanan tradisional khas Jawa seperti, jagung rebus atau di Jawa disebutnya glontol. Lalu ada juga Pecal dari Kembang Turi, Tiwul, Nasi Jagung dan lain sebagainya,” ungkap  Kasno biasa dia disapa disela-sela kegiatan, Minggu (18/12/2022) sore.

Dikatakannya, selama dua hari pelaksanaan masyarakat yang datang sangat antusias. Meski akhir-akhir ini kota Batam diguyur hujan, namun semangat warga kota Batam sangat besar untuk datang melihat dan merasakan langsung kuliner-kuliner serta atraksi budaya khas Jawa.

“Bahkan, pengunjungnya tidak hanya warga Batam saja tetapi ada juga beberapa keluarga dari negara tetangga Singapura yang sengaja datang dan menginap di rumah warga. Tujuannya hanya untuk bisa menikmati suguhan warisan budaya asli Indonesia tersebut,” jelasnya.

Kemudian, di festival itu selain menawarkan aneka ragam makanan khas tanah jawa, kegiatan tersebut juga diisi dengan pagelaran seni budaya nusantara dari berbagai daerah di Indonesia seperti, Campur Sari, Kuda Lumping, Seni Bela Diri Pencak Silat, Tarian Tradisional dan Modern, Bazaar Kuliner, Kerajinan Tangan dan Hasil Kebun.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta kepada pemerintah dalam hal ini Pemko Batam untuk dapat memberikan perhatian khusus atas apa yang telah dilakukannya.

“Semoga Pemerintah Kota Batam dapat memasukkan kegiatan ini kedalam kalender event pariwisata kota Batam,” harapnya.

Editor : Oktarian

Reporter : Abyaqsa Ramadhan