read news – JP Wartawan BatamPena Terpelanting Diduga Sengaja Ditabrak

0
Joni Pandiangan (JP). /aby-batamtv.com

BATAM, batamtv.com – Wartawan media BatamPena.com, Joni Erikson Pandiangan nyaris mengalami maut akibat ditabrak orang tidak dikenal (OTK) pengendara mobil merek Honda CR-V hitam.

Kejadian dialami pria yang akrab dengan panggilan JP ini diduga kuat dilakukan dengan sengaja OTK bukan Lakalantas spontan.

Dijelaskan Joni, kejadian yang menimpa dirinya itu terjadi pada Jumat (25/02/2022) sekira pukul 23.50 di Jalan Raja H Fisabilillah, dari Simpang Empat Gelael atau jalan raya didepan gerbang perumahan Palm Spring ke arah Laluan Madani atau Simpang Jam.

Dari peristiwa itu nasib baik masih memihak Joni, nyawanya masih selamat meski mengalami luka-luka di bagian tubuhnya setelah terpelanting “mengaspal” ditabrak OTK dimaksud.

Setelah kondisi pisiknya mulai membaik pasca menjalani perawatan di Rumah Sakit, Joni pemegang Kartu UKW Muda ini membuat laporan pengaduan di Polresta Batelang.

“Tadi saya bersama petugas ke lokasi TKP.  Ada 4 titik yang saya tunjukkan ke petugas, ” jelas Joni.

Apakah peristiwa ini berhubungan dengan tulisanya dalam  pemberitaan..?  Joni enggan menduga dan berspekulasi.

“Saya tidak mau menuduh, saya merasa tidak  punya masalah dengan seseorang atau pihak pihak lain. Dan saya menulis berita seobyektif mungkin. Apabila ada yang tidak nyaman dengan pemberitaan saya, ya saya tidak tahu. ” tegasnya.

Meski demikian Joni curiga dan yakin bahwa dia sengaja ditarget dengan cara ditabrak di jalan saat mengendarai kendaraan roda dua merek Mio miliknya.

Joni pun menyampaikan kronologi kejadian yang nyaris merenggut nyawanya itu kepada batamtv.com di Mapolres Barelang Rabu (02/03).

“Jum’at malam sekitar pukul 23.00 usai kongkow dengan teman, saya berkendara sendirian dari Jalan Laksamana Bintan di depan GKPS Simalungun hendak pulang ke rumah.

Saya memang sudah curiga melihat posisi satu unit mobil Honda CR-V hitam ketika saya melintas di jalan itu. Benar saja, mobil yang dikendarai OTK itu membuntuti saya.   Saya belok kanan masuk ke Jalan Raja H Fisabilillah lewat perempatan Gelael atau di depan Bank BNI Batam di sana.

Begitu melintas di Jalan Raja H Fisabilillah ke arah Simpang Jam [Laluan Madani], mobil CR-V hitam yang membuntuti langsung memepet kendaraan saya lalu menabrak dengan sengaja.

Spontan saya pun terpelanting berjungkir ke aspal dan sepeda motor saya pun terkulai.

Saya masih sadar meski terpelanting. Saya pun berupaya bangun dari jatuh lalu mengangkat sepeda motor saya.

Dengan kondisi luka-luka di tubuh dan pakaian yang sudah koyak-koyak saat terjungkir ke aspal, saya pun berupaya mengejar si OTK pengendara mobil CR-V hitam.

Entah bagaimana sekonyong-konyong, saya melihat CR-V hitam tadi lagi-lagi membuntuti saya.

Karena melihat gelagat OTK yang sengaja menabrak, saya pun berhati-hati.

Persis di perempatan lampu merah, saat menunggu lampu merah, saya minta bantuan dengan seseorang pengendara yang kebetulan pada posisi yang sama.

Saya minta tolong agar mengiringi saya saat melaju nanti karena sedang ada ancaman mematikan di jalan oleh OTK. Di Simpang Panbil Mall, saya berpisah jalan dengan pengendara yang membantu tadi.

Masih merasa terancam, saya meminta bantuan lagi dengan seorang pengemudi ojek online (Ojol) di Simpang Panbil Mall itu.

Berkendara diiringi pengemudi Ojol, saya pun tiba di RS Graha Hermine sekira pukul 01.30 untuk pertolongan pertama pengobatan luka-luka di tubuh saya, “. tutup Joni. (aby)