read news – Inilah Kabar Terbaru soal Jembatan Babin

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan kalau rencana lelang Jembatan Babin akan dimulai di 2024 mendatang. Dirinya optimis wacana itu akan terealisasi.  Optimisme Ansar Ahmad disampaikannya  saat  beberapa kali berjumpa dengan Presiden RI Joko Widodo membahas wacana tersebut saat penyaluran bantuan sembako di Gedung Nasional Tanjunguban, Jum’at (30/12). ( foto : abdi perdana - batamtv.com)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan kalau rencana lelang Jembatan Babin akan dimulai di 2024 mendatang. Dirinya optimis wacana itu akan terealisasi.  Optimisme Ansar Ahmad disampaikannya  saat  beberapa kali berjumpa dengan Presiden RI Joko Widodo membahas wacana tersebut saat penyaluran bantuan sembako di Gedung Nasional Tanjunguban, Jum’at (30/12). ( foto : abdi perdana - batamtv.com)

 

BINTAN, batamtv.com – Roda perekonomian di dua tempat Batam dan Bintan akan semakin menggeliat manakala jembatan penghubungn Batam Bintan  (Babin) benar benar terhubung. Harapan itu disampaikan saat Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan kalau rencana lelang akan dimulai di 2024 mendatang .

Rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan (Babin) seperti disampaikan Ansar Ahmad bahwa  dirinya optimis wacana itu akan terealisasi.  Optimisme Ansar Ahmad disampaikannya  saat  beberapa kali berjumpa dengan Presiden RI Joko Widodo membahas wacana tersebut.

“Kata Pak Presiden, kita diminta menyelesaikan kewajiban daerah. Nanti akan dibangun,” ungkap saat penyaluran bantuan sembako di Gedung Nasional Tanjunguban, Jum’at (30/12).

Untuk pembahasan lahan tempat landing point di Tanjung Permai Seri Koala Lobam, Bintan kata Ansar sudah hampir selesai. Berbagai kendala seperti lahan yang tidak diketahui pemiliknya sudah diselesaikan.

“Ada sekitar 2 hingga 3 persil lagi yang tidak ada pemiliknya. Kita sudah serahkan kepada pengadilan untuk diputuskan,” katanya.

Sementara pembebasan lahan untuk landing point di Kota Batam diselesaikan oleh BP Batam. Rencana awal, pembangunan jembatan yang menghubungkan Batam dan Pulau Bintan itu akan dimulai dari Batam-Tanjung Sauh.

“Nanti tahap awal dari Batam ke Tanjung Sauh. Kalau semua kewajiban daerah sudah selesai kita akan serahkan ke Kementrian PUPR,” ujar Ansar.

Editor : Oktarian

Reporter : Abdi Perdana