
BINTAN, batamtv.com – Ketua TP-PKK Bintan Hafizha Rahmadhani bersama BKKBN Kepri mengembangkan buku dan media e-learning sebagai panduan penyuluhan Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas). Sistem pembelajaran elektronik itu dapat diakses secara langsung oleh pengguna, pada laman Sistem Belajar Mandiri (Si Bima) BKKBN Kepri.
Tujuannya, untuk percepatan penurunan stunting, meningkatkan kapasitas kader dan keluarga, orang tua serta masyarakat dalam pengasuhan. Pembelajaran elektroik ini juga meningkatkan praktik bagi pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Inovasi penurunan stunting di Kabupaten Bintan yang disampaikan Hafizha Rahmadhani tersebut antara lain kehadiran Rumah Asuh bagi balita terindikasi stunting, dalam rangka pemenuhan gizi dan pendampingan tenaga medis. Kolaborasi bersama Baznas Bintan dalam upaya pemenuhan makanan tambahan.
Ketua TP-PKK Bintan Hafizha Rahmadhani memaparkan inovasi penurunan kasus stunting di Bintan, dalam pertemuan Sistem Belajar Mandiri (Si Bima) BKKBN, melalui meeting zoom di ruang rapat II Kantor Bupati Bintan, Selasa (13/2/2024). Inovasi tersebut juga menjadi panduan dalam sistem pembelajaran elektronik atau yang disebut dengan e-learning.
Pada kesempatan lain, Hafizha Rahmadhani menyampaikan, BKKBN mempunyai Learning Management System (LMS), yaitu aplikasi atau platform yang dapat membantu proses pembelajaran elektronik. Aplikasi ini, dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas secara efisien. Seiring dengan upaya pemenuhan kebutuhan dasar anak secara utuh. Baik dari segi perawatan, pendidikan maupun pengasuhan agar tumbuh kembang anak dapat optimal.
Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana









































