read news – Bupati Bintan: Optimis Bintan Zero Stunting

0
Bupati Bintan Roby Kurniawan (tengah ) dalam acara Disemenisasi Audit Kasus Stunting Semester I, Rabu (20/09) di Aula Bandar Seri Bentan. mengatakan bahwa Kabupaten Bintan berdasarkan data SSGI, Prevalensi Stunting menurun sebesar 2,2 persen dari 20 persen menjadi 17,8 persen. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Bupati Bintan Roby Kurniawan (tengah ) dalam acara Disemenisasi Audit Kasus Stunting Semester I, Rabu (20/09) di Aula Bandar Seri Bentan. mengatakan bahwa Kabupaten Bintan berdasarkan data SSGI, Prevalensi Stunting menurun sebesar 2,2 persen dari 20 persen menjadi 17,8 persen. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)

BINTAN, batamtv.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan bahwa Kabupaten Bintan berdasarkan data SSGI, Prevalensi Stunting menurun sebesar 2,2 persen dari 20 persen menjadi 17,8 persen.

Sedangkan data E-PPBGM menjelaskan angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Bintan pada tahun 2021 sebesar 5,23 persen menurun sebesar 1,82 persen menjadi 3,46 persen pada tahun 2022.

Pemerintah Kabupaten Bintan optimis bahwa Bintam Zero Stunting bukanlah slogan belaka. Makna Zero Stunting sendiri bukanlah tiada kasus stunting yang terjadi, melainkan tidak ada pertumbuhan kasus baru yang kemudian diiringi penurunan kasus yang telah ada.

“Untuk data SSGI tersebut merupakan data dari semuanya, yaitu dari ibu yang melahirkan anak stunting dan semua indikator-indikator dihitung yang memang memiliki angka yang besar,” jelas Roby Kurniawan saat menghadiri  Disemenisasi Audit Kasus Stunting Semester I, Rabu (20/09) di Aula Bandar Seri Bentan.  Bupati Bintan, Roby Kurniawan hadir didampingi Wakil Bupati Bintan, Ahdi Muqsith.

Sehingga hal tersebut dapat dilakukan dengan cara bergotong royong dan bergerak bersama guna meningkatkan sinergitas untuk pencapaian percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bintan. Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjanjian Kerja Sama antar Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dan DP3AP2KB Kabupaten Bintan beserta sektor Lintas Agama.

Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana