
BATAM, batamtv.com – Puluhan warga negara (WNA) Malaysia melakukan kunjungan wisata religi ke sejumlah titik di Batam dan Kepri. Sebanyak 40 orang asal Kualalumpur dan sekitarnya ini mengikuti program wisata religi yang dinamakan “Rehlah Ilmu Iman”.

Sejumlah agenda wisata religi yang akan dilakukan diantaranya dakwah dan ziarah ke tempat tempat bersejarah bernuansa Islami.
Dibawah naungan bendera PT Bumi Madani Wisata yang beralamat di jalan SDN 010 No 53 Tiban Lama ini, agenda wisata bertajuk program wisata “Rihlah Ilmu Iman” merupakan agenda rutin digelar.
Kepada awak media batamtv.com, ketua rombongan Ustat Badrul Amin menjelaskan kegiatan ini bukan hanya sekedar melancong saja namun beribadah seperti sholat berjamaah, dakwah dan ziarah.
“Program Rehlah Ilmu Iman” ini juga mengunjungi dan bersilaturahmi dengan masyarakat, sekaligus memberikan edukasi tentang Islam,” ujar Ustat Badrul Amin di Masjid Raya Batam Center, Jumat (26/08).
Dibawah naungan asosiasi Insan Pariwisata Indonesia (IPI) program acara “Rehlah Ilmu Iman” ini juga akan menggelar kuliah di Masjid Indah Sukajadi yang dijadwalkan Jumat malam ini.
“Besok pagi kita ada program bersama Habaib dan dilanjutkan dengan program ziarah ke Bintan untuk menjejaki sejarah ke Kesultanan Melayu Riau Lingga,” ujarnya.
Dia menambahkan berdasarkan sejarah Johor dan Riau merupakan satu Kesultanan Melayu yang Sultannya berada di kota Tanjungpinang.
“Dan juga kita akan menelusuri jejek sejarah Wali Wali Allah termasuk cicit cicitnya,” katanya.
“Jadi program Rehlah Ilmu Iman ini bukan semata mata melancong saja tapi menambah ilmu dan meningkatkan kecintaan dan keimanan terhadap Islam, ” tambahnya.
Dia juga menambahkan jika masih ada kesempatan rombongan program Rehlah Ilmu Iman ini juga akan mengunjungi Pondok Pesantren.
Sementara itu saat dihubungi via ponsel pemilik travel PT Bumi Madani Wisata Rahman menjelaskan program “Rehlah Ilmu Iman” ini berlangsung selama 3 hari.
Rahman atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pak TW ini menambahkan program ini rutin digelar secara berkala. ” Bulan Oktober mendatang program ini akan digelar kembali,” pungkasnya. (ryd)








































