
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Rapat Paripurna Istimewa digelar di DPRD Kepri dalam tajuk Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Provinsi Kepri ke 21 di Balairung Wan Seri Beni Dompak, Minggu (24/9).
Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono dan dihadiri Gubernur Kepri Periode 2005-2010 H. Ismeth Abdullah, Ketua Yayasan BP3KR Huzrin Hood, dan pimpinan Forkopimda Kepri.
Hadir langsung Gubernur Kepri H Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina. Gubernur Ansar mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat Kepri untuk bersama-sama bersinergi dalam membangun Kepri.
“Di usia 21 tahun Kepri ini, usia remaja menuju dewasa mari bersama-sama membangun Kepri yang maju dan berbudaya,” ajak Ansar.
Tak hanya itu, Ansar juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terdahulu dan seluruh stakeholder dan masyarakat Kepri yang telah membawa Kepri hingga saat ini.
“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh komponen di Provinsi Kepulauan Riau, mulai dari Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Dunia usaha dan Swasta, Kalangan Pers serta masyarakat secara umum, atas semua partisipasi, bantuan dan dukungan dalam upaya pembangunan di Provinsi Kepri sehingga mampu mendapatkan berbagai prestasi dan capaian-capaian di tengah tantangan yang ada saat ini,” tegas Ansar.
Ansar menuturkan dari mulai awal dirinya dan Warlin Agustina di lantik Presiden RI sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, ia telah memprioritaskan penanganan Covid-19 dan perbaikan ekonomi menjadi hal utama dimasa kepemimpinannya.
“Pemprov Kepri juga telah berhasil meraih predikat Opini WTP selama 13 kali berturut-turut, Indeks Kerukunan Umat Beragama yang terbaik se-Indonesia serta indeks kebudayaan dan demokrasi yang tinggi,” kata Ansar.
Ansar menambahkan, tak hanya capaian dan prestasi tersebut saja , Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Kepri.
Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana









































