read naews – Mahasiswa STISIPOL Raja Haji dan FIKP UMRAH Tanjung Pinang BerKKN di Desa Resun

0
KKN STISIPOL Raja Haji dan FIKP UMRAH Tanjung Pinang yang sedang melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Desa Resun, dalam rangka .   Peringatan Hari Anak Nasional dirayakan setiap tanggal 23 Juli (Foto abdi perdana - batamtv.com)
KKN STISIPOL Raja Haji dan FIKP UMRAH Tanjung Pinang yang sedang melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Desa Resun, dalam rangka .   Peringatan Hari Anak Nasional dirayakan setiap tanggal 23 Juli (Foto abdi perdana - batamtv.com)

LINGGA, batamtv.com – Peringatan Hari Anak Nasional dirayakan setiap tanggal 23 Juli dengan tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju” untuk tahun 2023. Dalam memperingatinya, KKN STISIPOL Raja Haji dan FIKP UMRAH Tanjung Pinang yang sedang melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Desa Resun.

Ketua Kelompok FIKP UMRAH Tanjung Pinang, Roni Mei Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Pemerintah Desa Resun Kabupaten Lingga Utara dan mahasiswa STISIPOL Raja Haji Tanjung Pinang yang juga sedang melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat.

Mereka mengajak anak-anak Desa Resun untuk belajar sambil bermain, sehingga anak-anak dapat merasa bergembira. Mahasiswa  berpartisipasi dalam beberapa kegiatan untuk mengajak anak-anak desa merayakan momen tersebut dengan penuh keceriaan.

Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain,m engajar anak-anak menulis, membaca, dan latihan menari. Anak anak juga diajarkan bermain, mandi, dan belajar di objek wisata sungai-sungai Kim serta acara nonton film pendidikan.

Ketua Kelompok KKN STISIPOP Raja Haji, Okta Alamsyah, menjelaskan bahwa melalui acara Nonton Bareng dengan diputar film pendidikan, anak-anak dapat belajar melalui cerita dalam film tersebut.

Kepala Desa Resun juga menyatakan bahwa Program Pengabdian Masyarakat dari STISIPOL dan UMRAH sangat membantu Pemerintah Desa Resun dalam mengedukasi masyarakat dan anak-anak tentang kebersihan lingkungan dan dampak kekerasan terhadap anak.

Kepala Desa Resun,  Hairul Mazi, mengajak seluruh masyarakat Desa Resun untuk berkomitmen lebih kuat dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak dan mendukung agar anak-anak tumbuh dengan sehat dan bahagia.

“Permasalahan anak-anak menjadi tantangan bagi kita untuk mewujudkan generasi yang tangguh dan berkualitas,” kata Hairul Mazi.

Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa yang melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Resun diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat perlindungan dan pembinaan anak-anak di daerah tersebut.

Editor : Oktarian.

Repoter; Abdi Perdana