Polisi Tangkap 3 Jambret usai Viral di Medsos

0
Polisi gabungan Polresta Barelang dan Polsek Sekupang menangkap tiga pelaku jambret, Kamis (13/6/2024). Tampak para pelaku diperlihatkan saat di kantor Mapolsek Sekupang. (Foto : Muhammad Amin/batamtv.com)

Batam,batamtv.com, – Tim Opsnal Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang bekerjasama dengan tim Reskrim Polsek Sekupang menangkap tiga pelaku jambret atau pencurian dengan kekerasan di tiga tempat berbeda, Kamis (13/6/2024).

Ketiga pelaku berinisial MA (33 tahun), MI (21 tahun), dan MRP (24 tahun). Mereka diamankan setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait tempat persembunyian.

“Benar, ketiga pelaku jambret ini diamankan di 3 lokasi berbeda pada Kamis (13/6/2024). 2 orang sebagai pencuri, dan 1 orang pelaku sebagai penadah,” kata Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, Selasa (18/6) siang.

Kapolsek melanjutkan, adapun peran dari masing-masing pelaku, yakni MA berperan sebagai eksekutor untuk penjambretan sedangkan MI membantunya melakukan pencurian di Jalan Diponegoro, Sei Temiang beberapa waktu lalu. Lalu, kata Kapolsek, pelaku MRP merupakan pembeli ponsel hasil curian.

“Keterangan MA barang yang diambil berupa HP, dan dijual kepada MRP seharga Rp800 ribu,” ujarnya.

Peristiwa ini terjadi sebulan yang lalu, tepatnya pada Senin (13/5) siang. Saat itu, korban diketahui berinisial W yang merupakan seorang guru Taman Kanak-kanak (TK ) hendak melakukan perjalanan dari Batuaji ke kantor dinasnya di Sekupang, Batam.

Di tengah jalan dari arah belakang, ada pemotor yang mengikutinya. Kemudian, saat situasi jalan sepi, 2 orang pelaku tersebut mendekati korban dan langsung menarik tas korban yang diletak di gantungan motor.

Tak butuh waktu lama, tas milik korban raib dibawa kabur. Korban sempat berteriak untuk meminta tolong dan korban juga mencoba mengejar pelaku akan tetapi pelaku kabur dengan kencangnya.

Atas peristiwa yang sempat viral di media sosial (medsos) ini, korban mengalami kerugian satu unit HP Samsung A54, uang tunai Rp900ribu dan beberapa dokumen seperti buki tabungan anak, 1 kartu pegawai, 2 kartu STM, KTP, kartu BPJS, kartu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) serta stempel sekolah.

“Selain pelaku, kami menyita sejumlah barang bukti sepeda motor vario yang gunakan sebagai sarana untuk mencuri, helm, tas dan HP samsung milik korban,” tukasnya.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor : Sofyan Atsauri

Reporter : Muhammad Amin