TANJUNGPINANG, Batamtv.com – Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Kepulauan Riau Dwi Vita Lestari Soehardi, M.Pd, hadir sebagai narasumber pada program Dialog Tanjungpinang Pagi yang disiarkan langsung dari studio RRI Pro 1 Tanjungpinang pada Selasa (05/08) Pagi.
Dalam dialog yang mengangkat tema “Masa Depan Ekonomi Syariah Kepulauan Riau : Dari Visi ke Aksi”, Vita didampingi narasumber lainnya, yakni Dr. Satriadi, S.Ap., M. Sc. Selaku Direktur P4S (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan Bidang Kerjasama STIE Pembangunan Tanjungpinang.
Dialog yang dipandu oleh Host Febriansyah itu mengawali pertanyaannya dengan sesi perkenalan dari MES Kepri.

“Secara Historis MES Kepri diawali dengan 4 Inisiator yakni, Dwi Vita Lestari Soehardi, H.Ridarman Bay, H.Nazarudin dan Hasan. Proses selanjutnya adalah memenuhi arahan MES Pusat bahwasannya penerima mandat berjumlah 7 orang, sehingga mengajak kesediaan H.Zulkamirullah, Wira dan Aisyah untuk bergabung. Sehingga terbentuklah MES Kepri secara resmi di akhir tahun 2024 dan pelantikan 12 Juni 2025 lalu,” jelas wanita yang akrab disapa Vita ini.
Lebih lanjut Mahasiswa S3 Ekonomi Syariah Kampus UIN Sumatera Utara ini, pembahasan dialog pagi itu merupakan salah satu jalan percepatan pengembangan ekonomi syariah di Kepulauan Riau.
“Guna percepatan pengembangan ekonomi syariah perlu adanya perda ekonomi syariah, dan hal ini sudah pernah disoundingkan,” ujar Vita.
Senada hal itu narasumber lainnya Satriadi, juga mengungkapkan kurikulum di STIE Tanjungpinang sudah ada mata kuliah tentang ekonomi syariah.
“Saya juga yakin MES Kepri memiliki peran besar untuk pengembangan ekonomi syariah di Kepri ke depan,” ujarnya.

Selanjutnya dalam sesi interaktif setelah dibuka oleh Host, para pendengar sangat antusias. Beberapa diantara pertanyaan yang diajukan pendengar RRI Tanjungpinang, adalah terkait syariahnya perbankan syariah dan dukungan terhadap Pariwisata Halal atau Muslim friendly tourism di Kepri.
Menjawab hal itu, Vita menyampaikan beberapa program kerja MES Kepri dan berharap dukungan dari pemerintah maupun swasta. Salah satu aksi kegiatan yang telah terlaksana adalah Literasi Ekonomi Syariah yang bertujuan meningkatkan awareness halal lifestyle bagi masyarakat.
Vita juga mengungkapkan, beberapa waktu lalu pihaknya telah beraudiensi dengan Bappeda Kepri dalam rangka meminta dukungan dan berkolaborasi kedepannya.
“Kita tetap diminta Pemprov Kepri membuat program kerja dan kemaren sempat audiensi ke Bappeda dan kita diharapkan bersinergi ke beberapa OPD terkait ekonomi syariah,,” ungkapnya.
Lanjutnya, MES tidak dapat berdiri sendiri, oleh karena itu perlu berkolaborasi antara organisasi pemerintah dengan organisasi masyarakat.*
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo










































