Abdul Rahman Saleh Tutup Usia, Kejagung Merasa Kehilangan

0
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Asep Nana Mulyana saat ditemui di rumah duka persemayaman Mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh, di Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (4/7/2025)(Foto : Shela Octavia/Kompas.com)

Jakarta,batamtv.com, – Kejaksaan Agung merasa kehilangan atas meninggalnya Jaksa Agung era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Abdul Rahman Saleh, yang meninggal dunia pada Jumat (4/7/2025).

“Keluarga besar Kejaksaan Agung Indonesia kita merasa kehilangan, kehilangan salah satu putra terbaik, salah satu insan Adhyaksa yang hari ini menghembuskan napas terakhir dan kami merasa kehilangan adalah belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian beliau,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan
Agung Asep Nana Mulyana saat ditemui di rumah duka, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Asep mengatakan, Abdul Rahman merupakan tokoh yang menjadi panutan alias role model bagi para juniornya di Kejaksaan. Ia menjadi teladan karena integritas selama bekerja. “Saya ingat betul adalah bagaimana dia menjaga integritas,” kata Asep.

Ia mengaku tidak bisa lupa dengan sosok Abdul Rahman yang sederhana dan tangguh dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Asep mengaku, dirinya sempat bertemu dengan Abdul Rahman sekitar dua minggu yang lalu. Saat itu, Abdul masih terlihat sehat secara fisik.

Tapi, ingatannya memang tidak lagi sama seperti dahulu. “Memang secara fisik beliau tuh sehat, cuman ingatan agak mulai berkurang ya. Jadi, masih diingatkan berkali-kali oleh istrinya. Ini Jampidum, segala macam, tapi secara fisik saya tidak melihat apa-apa,” kata Asep.

Untuk itu, ia mengaku kaget ketika mendengar kabar duka hari ini. Asep, mewakili Jaksa Agung ST Burhanuddin yang tengah melakukan kunjungan kerja, mengucapkan belasungkawa kepada pihak keluarga. Berdasarkan diskusi dengan pihak keluarga, Abdul Rahman akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, besok, Sabtu (5/7/2025).

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Editor                   : Kompas.com