
Tanjungpinang, batamtv.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri kegiatan buka puasa bersama Paguyuban Punokawan Batam yang digelar di Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Selasa (3/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momen penting bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat ibadah serta menjalin silaturahmi dan kepedulian sosial antarwarga,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan Paguyuban Punokawan Batam mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas yang selama ini menjadi karakter masyarakat di Kota Batam maupun Provinsi Kepulauan Riau.
Nyanyang juga mengapresiasi peran paguyuban tersebut sebagai wadah yang mempererat hubungan sosial serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
“Paguyuban seperti Punokawan memiliki peran positif dalam membangun kebersamaan dan menjaga hubungan antarmasyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia turut menyinggung posisi strategis Kota Batam sebagai salah satu pintu gerbang Indonesia di wilayah perbatasan. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1,3 juta jiwa, Batam dinilai terus menunjukkan perkembangan ekonomi yang positif, terutama pada sektor industri, perdagangan, dan pariwisata.
Meski demikian, Nyanyang mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Melayu sebagai identitas daerah di tengah pesatnya pembangunan.
“Kepulauan Riau dikenal sebagai Negeri Segantang Lada yang kaya akan budaya Melayu dan kearifan lokal. Keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama,” jelasnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Acara dihadiri Ketua Paguyuban Punokawan Batam Sutardi, Sekretaris Paguyuban Indrawati, Pendiri Paguyuban Sukatno, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Junaidi, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kepri Sudianto, serta sejumlah anggota paguyuban dan tamu undangan lainnya.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo









































