
JAKARTA, Batamtv.com – Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syari’ah (PW MES) Provinsi Kepulauan Riau menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) MES 2025 yang dilaksanakan di Ballroom, Grand Mercure Kemayoran, Jakarta pada Sabtu (20/12) Malam.
Dalam kegiatan itu Sekretaris Umum PW MES Kepri, Dwi Vita Lestari Soehardi hadir sebagai delegasi Silaknas tahun ini yang mengangkat tema : “Revitalisasi Gerakan Masyarakat Ekonomi Syari’ah bagi Peningkatan Market Share di Indonesia”
Dwi Vita Lestari mengatakan, keikutsertaan dirinya dalam kegiatan Silaknas tersebut sehubungan adanya undangan dari PP MES.
“Saya mewakili Ketua Umum PW MES Kepri, untuk menghadiri rangkaian acara Silaturahmi Kerja Nasional,” kata Dwi Vita Lestari.

Usai menghadiri Silaknas dirinya langsung menyusun laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan bahan referensi strategis bagi organisasi.
Selain silaturahmi, Vita menyampaikan beberapa agenda utama dan point strategis berdasarkan rangkaian diskusi yang telah diikutinya.
“Ketua Umum PP MES, Bapak Erick Thohir menyampaikan pengunduran dirinya dan sekaligus permohonan maaf kepada seluruh PP dan delegasi PW MES yang hadiri,” ungkapnya.
Disamping itu juga diagendakan kegiatan penyampaian kinerja dan capaian selama periode Ketua umum yang Defenitif.
”Hasil Pertemuan silaknas disepakati adanya Perubahan AD/ART MES dan Rencana Munaslub pada minggu ke 2 Januari 2026,” jelas Dwi Vita Lestari.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang diikutinya itu, selaku Sekretaris Umum MES Kepri dirinya merekomendasikan beberapa langkah untuk organisasi.
“Untuk Internalisasi, perlu mengadakan rapat koordinasi terbatas untuk menyelaraskan program kerja tahun 2026 dengan hasil rekomendasi Silaknas MES 2025,” ujarnya.
Terkait kemitraan, lanjut PW MES Kepri agar menindaklanjuti tawaran kerja sama dari beberapa pihak yang berhasil ditemuinya saat forum.
”Untuk Publikasi Pengurus diupayakan mengunggah ringkasan materi Silaknas di media sosial organisasi sebagai bentuk edukasi kepada anggota,” jelasnya.*
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo









































