Momen Ibu-ibu Bagikan Makanan untuk Mahasiswa Aksi Indonesia Gelap

0
Kelompok yang menyebut dirinya sebagai ibu-ibu peduli itu berkumpul di sekitar Jalan Merdeka Barat untuk membagikan makanan pada mahasiswa yang ikut dalam aksi Indonesia Gelap di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (20/2/2025).(Foto : Dian Reinis Kumampung/Kompas.com)

Jakarta,batamtv.com, – Sekelompok ibu-ibu ikut terjun ke jalan saat aksi Indonesia Gelap di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). Kelompok yang menyebut dirinya sebagai ibu-ibu peduli itu berkumpul di sekitar Jalan Merdeka Barat, dekat Gedung Indosat Ooredoo Hutchison.

Bukan ikut bersuara lantang, ibu-ibu ini justru membawa makanan dan minuman yang diberikan gratis pada mahasiswa yang sedang berorasi.

Nada, salah satu dari mereka, menyebutkan mereka bukan berasal dari kelompok tertentu, melainkan murni ibu-ibu yang ingin membantu mahasiswa. “Kami ini hanya ibu-ibu yang berteman. Karena melihat adik-adik ini berdemo, kami ingin menyumbang,” ucap Nada dikutip dari akun media sosial Kompas.com, Kamis.

“Yang bisa sumbang, ya makanan, begitu,” ucap Nada lagi. Nada berujar, makanan yang ia bawa Bersama teman-temannya itu untuk menyemangati massa aksi yang berasal dari kalangan mahasiswa itu.

“Kami enggak sanggup ada di sana (untuk orasi). Tapi, kami sanggupnya kasih makanan ke mereka,” ucap Nada.

Mereka membawa minuman, buah, makanan berat, dan makanan kecil. Namun, Nada tidak bisa merinci jumlah makanan yang berdatangan siang itu. “Jadi, dari kami terserah masing-masing mau bawa apa untuk dibawa ke sini lalu dikasih ke adik-adik,” kata Nada.

Adapun ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah menggelar aksi Indonesia Gelap pada Senin (17/2/2025). Mereka memberikan waktu 2×24 jam untuk pemerintah agar menanggapi sembilan tuntutan mahasiswa yang telah disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Mereka menyampaikan sembilan tuntutan, yaitu:
1. Kaji ulang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang berfokus pada efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Tahun Anggaran 2025
2. Transparansi status pembangunan dan pajak rakyat.
3. Evaluasi besar-besaran makan bergizi gratis.
4. Tolak revisi Undang-Undang Minerba yang bermasalah.
5. Tolak dwifungsi TNI.
6. Sahkan Undang-Undang perampasan aset
7. Tingkatkan kualitas pendidikan & kesehatan secara nasional.
8. Tolak impunitas dan tuntaskan HAM berat.
9. Tolak cawe-cawe Jokowi dalam pemerintahan saat ini.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                  : Sofyan Atsauri

Sumber               : Kompas.com