
Jakarta,batamtv.com, – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Marsudi menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur dialog, bukan kekerasan. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan Tingkat Menteri Negara-Negara Global South yang berlangsung di New York pada Jumat (27/9/2024).
Dalam forum tersebut, Retno mengangkat kembali konsep “Bandung Spirit,” yang merujuk pada semangat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955. Ia menegaskan bahwa semangat tersebut tetap relevan di tengah banyaknya konflik, termasuk perang antara Ukraina dan Rusia.
“Semangat Bandung harus menjadi pemandu bagi kita semua dalam menghormati kedaulatan negara dan menyelesaikan konflik melalui dialog, bukan kekerasan,” ujar Retno dalam pernyataannya.
Global South, yang terdiri dari negara-negara di Afrika, Amerika Latin, Karibia, dan Asia (kecuali Israel, Jepang, dan Korea Selatan), dibentuk sebagai respons terhadap ketimpangan yang ada antara negara maju (Global North) dan negara-negara selatan yang sedang berkembang.
Pertemuan ini berlangsung dalam rangka Sidang Majelis Umum PBB ke-79. Retno menekankan bahwa Bandung Spirit dapat menjadi landasan utama bagi negara-negara selatan dalam mendorong tercapainya perdamaian di Ukraina. Dalam forum ini, perwakilan Global South berusaha mencari solusi damai untuk konflik Rusia-Ukraina.
“Anggota Global South memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga perdamaian dan stabilitas dunia. Kita harus selalu menjadi kekuatan yang mempromosikan solusi inklusif, bukan konfrontasi. Solidaritas dan kerja sama harus tetap menjadi landasan tindakan kita,” tuturnya.
Retno juga mengingatkan bahwa jika konflik di Ukraina terus berlanjut, ancaman terhadap keamanan dan perdamaian dunia akan semakin besar. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penegakan hukum internasional secara konsisten dan tanpa pilih kasih. “Indonesia akan selalu berada di barisan kekuatan positif dan siap berkontribusi dalam upaya perdamaian,” tegas Retno.
Ia juga mengajak semua negara untuk memperbaharui komitmen dalam menjaga perdamaian dunia, yang telah ditetapkan dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung. “Mari kita terus menjaga Bandung Spirit demi terwujudnya perdamaian global yang didasarkan pada solidaritas, kesetaraan, dan keadilan,” tutup Retno.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Sumber : Kompas.com









































