read news – Tim Dosen dan Mahasiswa STIE Galileo Lakukan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bentuk Pengelolaan Bank Sampah

0
STIE Galileo menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk Pengelolaan Bank Sampah. Tampak Tim Dosen dan Mahasiswa berpose bersama pada acara sosialisasi. (foto : kiriman untuk batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Tim pengabdi dari STIE Galileo melakukan pengabdian kepada Unit Bank Sampah (UBS) Mutiara Bestari di Perumahan Mutiara Hijau Kelurahan Duriangkang, Sungai Beduk.

Tim yang terdiri dari 3 dosen dan 2 mahasiswa ini melakukan pembinaan, sosialisasi, dan penyaluran bahan dan peralatan kepada unit bank sampah. Kegiatan dilakukan selama 6 bulan dari Juli hingga Desember 2023.

Kegiatan yang menggunakan pendanaan dari Ditjendiktiristek Kemendikbudristek tahun 2023 ini merupakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dengan skema pemberdayaan berbasis Masyarakat.

Target yang didapatkan dari kegiatan ini adalah bertambahnya pendapatan Masyarakat melalui kegiatan produktif.

Kegiatan ini dilakukan tiga dosen dari STIE Galileo, yaitu Daris Purba, S.E.I., M.S.I, V Ade Arianto CP, dan Asih Purwana Sari.

Ketua Pelaksana Daris Purba, S.E.I., M.S.I  mengatakan bahwa bank sampah dapat memberdayakan masyarakat dan sekaligus dapat membantu pemerintah menanggulangi permasalahan di Kota Batam.

UBS Mutiara Bestari adalah unit bank sampah baru pada RW 06 Kelurahan Duriangkang.

“UBS Mutiara Bestari diinisiasi Bu RW yaitu Bu Dian Ratna Sari sejak setahun lalu masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pelaksanaan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan volume dan pendapatan dari unit bank sampah,” ujar Daris Purba, S.E.I., M.S.I di Kampus STIE Galileo Kacamatan Batuampar Rabu (27/12).

Selain melakukan pembinaan, Tim pengabdi juga memberikan aset kepada UBS agar dapat meningkatkan volume sampah yang ditampung.

Aset yang diserahkan antara lain 50 tong sampah yang akan dibagikan kepada nasabah bank sampah dan 100 paket plastik sampah hitam dan bening. Tong sampah yang dibagikan nantinya tidak boleh diisi oleh sampah yang bisa dipilah.

Plastik besar dibagikan kepada nasabah untuk tempat mereka menampung sampahnya di rumah masing-masing sebelum dibawa ke lokasi penimbangan pada akhir bulan. Plastik besar dapat dipakai berkali-kali, karena sampah yang dimasukkan ke sana sudah dalam keadaan bersih.

Untuk menjelaskan kepada Masyarakat tentang pilah sampah, tim pengabdi mengundang pegawai Dinas Lingkungan Hidup untuk memberikan materi. Acara sosialisasi dilakukan pada tanggal 21 Desember 2023.

“Kegiatan sosialisasi pilah sampah ini dihadiri Bu Ayu Dwi Kuntari pegawai Dinas Lingkungan Hidup yang memberikan materi kepada masyarakat bahwa  sampah-sampah yang bisa dipilah antara lain, botol, kantong plastik, kertas, kardus, besi, aluminium, besi, minyak jelantah, dll,” tambahnya.

Kegiatan pengabdian ini terlihat memberikan dampak pada pemberdayaan Masyarakat, yaitu terlihat dari naiknya jumlah nasabah bank sampah.

Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dari 136,2 Kg per bulan menjadi 386 kg per bulan. Kegiatan juga mampu meningkatkan omzet dari Rp290.000 per bulan menjadi Rp750.000 per bulan. Ke depan UBS bekerja sama dengan STIE Galileo menargetkan agar omzet yang didapatkan semakin besar sehingga dapat memberikan pendapatan kepada pengurus bank sampah.

Untuk lebih dapat melayani dengan baik, UBS juga melakukan reorganisasi dan meningkatkan jumlah pengurus dan relawan dari semula 10 orang menjadi 30 orang.

Pengurus dan relawan sepakat untuk menggunakan dana pelatihan yang diberikan tim pengabdi untuk pembuatan kaos organisasi bank sampah agar semakin mensosialisasikan bank sampah kepada masyarakat.

Kendala utama dari UBS Mutiara Bestari saat ini adalah kesadaran Masyarakat yang masih rendah dan belum adanya gedung bank sampah.

Kegiatan pengabdian ini adalah salah satu Langkah untuk meningkatkan partisipasi Masyarakat. Sedangkan untuk Gedung bank sampah sedang diupayakan untuk mendapatkan pendanaan dari pihak swasta melalui program CSR. (adv)

editor : oktarian

reporter  : muhammad amin