
BINTAN, batamtv.com – Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Hj Dewi Kumalasar Ansar menekankan, pentingnya sinergi dalam mendukung terwujudnya akses air minum dan sanitasi 100 persen. Hal ini seiring dengan implementasi Kampanye Sekolah Sehat.
Kampanye Sekolah Sehat merupakan upaya bersama dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan masyarakat lainnya untuk mendorong penerapan sekolah sehat dengan fokus pada kesehatan bergizi, fisik, dan imunisasi di satuan pendidikan.
“Peluncuran program Air Minum Sehat ini adalah bukti nyata sinergi semua pihak dalam mendukung visi akses air minum dan sanitasi 100 persen. Hal ini juga merupakan bagian dari implementasi Kampanye Sekolah Sehat dan Kampanye ini fokus pada aspek Sehat Bergizi, Sehat Fisik, dan Sehat Imunisasi di satuan pendidikan, serta menjadi upaya untuk mewujudkan anak-anak Indonesia yang Sehat, Cerdas, dan Berkarakter,” ujar Dewi Ansar saat meresmikan progam Air Minum Sehat dan Berkualitas SMA Negeri 1 Bintan Timur, Jumat (29/9/2023).
Launching program Air Minum Sehat dan Berkualitas ini dimeriahkan konser pamit drumband SMA Negeri 1 Bintan Timur. Dia mengatakan air merupakan prioritas utama pembangunan di Indonesia. Meskipun banyak tantangan yang dihadapi, seperti urbanisasi, perubahan iklim dan keterbatasan fiskal daerah, pemerintah terus berupaya untuk menyediakan akses air minum yang layak bagi seluruh masyarakat, termasuk di Kepulauan Riau.
Justru itu, akses air minum dan sanitasi yang berkualitas tak bisa diabaikan. Terutama di negara kepulauan seperti Indonesia. Pemerintah tengah menghadapi berbagai tantangan dalam upaya menyediakan akses air minum dan sanitasi yang layak, termasuk di wilayah Kepulauan Riau yang unik dengan gugusan pulau-pulaunya.
“Tantangan ini melibatkan masalah urbanisasi, perubahan iklim, kelangkaan air, dan keterbatasan fiskal daerah,” jelas Hj Dewi Kumalasari yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kepri.
Namun ke depannya, Dewi Kumalasari yakin, pemerintah akan terus berkomitmen untuk mengatasi tantangan ini, dengan strategi yang tepat. Termasuk dalam pencapaian target social development goals (SDGs) yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2022-2024.
Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana









































